Panen raya MT-1 jagung sekitar bulan Januari – Maret, perlu menjadi perhatian pemerintah presiden Prabowo Subianto untuk membeli hasil panen petani jagung diseluruh Nusantara lewat perum Bulog.
(Netizenku.com): “Jangan ada permainan harga jagung di tingkat petani, pemerintah sudah mengeluarkan SK no. 18 tahun 2025 tentang penetapan HPP jagung, ini menjadi landasan perum Bulog menyerap hasil panen petani jagung, kita mendorong kesejahteraan petani dan swasembada jagung nasional, silahkan hubungi JPPN kalau ada oknum yang bermain harga” kata ketum JPPN Hasrat elharun tanjung di Jakarta
Merujuk data BPS memprediksi luas panen jagung nasional akan meningkat sebesar 20,91% secara tahunan (YoY) pada periode November 2025 hingga Januari 2026. Potensi Produksi Awal Tahun: Potensi produksi jagung pada periode Januari-Februari 2026 diperkirakan mencapai 3,14 juta ton (pipilan kering kadar air 14%) dengan potensi luas panen sekitar 0,53 juta hektare.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jaringan Petani Persada Nusantara-JPPN mendukung program pemerintah swasembada jagung Nasional dengan mendorong ekosistem kepeloporan JPPN petani jagung kecamatan dengan konsolidasi hamparan. Kepeloporan JPPN harus menjadi leader percontohan garda terdepan mendorong swasembada jagung dengan bimbingan teknis dan akses pascapanen serta program pemerintah disektor pertanian tanaman jagung.
Program swasembada jagung Nasional ini harus menjadi perhatian khusus kepala daerah sampai tingkat desa yang berpotensi penghasil jagung, alokasi dana Desa (DD) wajib minimal 20% untuk program ketahanan pangan dan hewani, sesuai Permendes No. 2 Tahun 2024 dan Kepmendes No. 3 Tahun 2025, yang bertujuan memperkuat kemandirian desa melalui BUMDes untuk mengelola potensi pangan lokal, mendukung program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dan mensejahterakan warga.
Pemerintah, melalui Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), menargetkan Indonesia tidak lagi mengimpor jagung pada tahun 2026 dan bahkan siap untuk melakukan ekspor, mengingat produksi yang melimpah di sejumlah sentra. Target produksi jagung nasional sepanjang tahun 2026 diprediksi mencapai sekitar 18 juta ton. (*)








