Kejari Tubaba Luncurkan Program Sikebut

Suryani

Rabu, 18 Juni 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri Tulangbawang Barat (Tubaba) berkomitmen untuk terus mengawal dan mengevaluasi kinerja serta pembangunan di tingkat tiyuh (desa) yang tersebar di sembilan kecamatan di wilayah setempat.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran program Sikebut (Sistem Kerja Evaluasi Bersama untuk Tiyuh), sebagai bagian dari program nasional Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Kepala Kejari Tubaba, Mochamad Iqbal menjelaskan Sikebut merupakan implementasi dari nota kesepahaman antara Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan Kementerian Desa PDTT, yang melahirkan aplikasi Jaga Desa. Aplikasi ini berfungsi untuk memantau penyaluran dan pemanfaatan Dana Desa secara real-time.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aplikasi Jaga Desa terdiri dari empat fitur utama: dashboard pemantauan Alokasi Dana Desa (ADD), pemantauan berbasis GIS, pelaporan keuangan, dan pemantauan real-time,” kata Kajari saat melaunching Sikebut di Balai Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Rabu (18/6/2025).

Baca Juga  Mirza Irawan Dwi Atmaja Resmi Pindah ke Pemprov Lampung

Acara peluncuran turut dihadiri oleh Bupati Tubaba Novriwan Jaya, Pj Sekda, Asisten Daerah, Inspektorat, para camat, serta seluruh kepala tiyuh se-Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Iqbal menegaskan melalui program Sikebut, tim gabungan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa di semua tiyuh secara terjadwal, termasuk menekankan pentingnya penginputan data ke dalam aplikasi Jaga Desa.

“Namun jangan sampai ada anggapan bahwa Kejaksaan hadir untuk menekan. Justru kami hadir untuk membantu dan menjadi mitra, agar pekerjaan kepala tiyuh bisa berjalan aman, nyaman, dan bebas kendala,” ujarnya.

Baca Juga  Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Sikebut, lanjut Iqbal, menjadi sarana pendampingan dan pengawalan pengelolaan keuangan tiyuh, sekaligus meminimalisir permasalahan yang mungkin timbul. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang baik mulai dari tahap perencanaan agar pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Perangkat tiyuh harus mau mengikuti arahan yang benar. Jangan menyimpang dari aturan karena ego pribadi. Jadikan Kejaksaan sebagai mitra diskusi dan konsultasi untuk menghindari potensi pelanggaran hukum,” tegasnya.

Ia berharap, dengan hadirnya Sikebut, perangkat tiyuh dapat bekerja lebih tertib dan transparan, sehingga mampu menjawab pertanyaan masyarakat soal Dana Desa dengan percaya diri karena tidak ada lagi penyimpangan.

Program Jaga Desa melalui Sikebut mencakup lima poin utama: bimbingan penyusunan APDes, penyuluhan hukum, pengawalan pengelolaan Dana Desa, monitoring dan evaluasi berkelanjutan, serta pemantauan terhadap kepala desa dan perangkatnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Kucurkan Rp38,5 Miliar Perbaiki Jalan di Tulang Bawang Barat

Selain Kejaksaan, program ini juga melibatkan Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh, camat, serta pengurus Apdesi kecamatan.

Sementara itu, Bupati Novriwan menyampaikan apresiasinya atas peluncuran Sikebut sebagai bentuk nyata pengawasan Dana Desa yang lebih ketat dan terstruktur.

“Program ini merupakan arahan langsung dari Kejagung dan Presiden agar pembangunan di desa berjalan baik dan tepat sasaran. Saya juga sudah perintahkan Inspektorat agar memperkuat peran APIP dan periksa seluruh tiyuh agar tidak ada lagi potensi pelanggaran,” pungkasnya. (Arie)

Berita Terkait

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:46 WIB

IJP Lampung Salurkan 120 Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:06 WIB

Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban Jumbo 1,5 Ton untuk Pemprov Lampung

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 16:03 WIB

DPRD Lampung Soroti Pagar Laut Marriott Pesawaran, Jangan Ada Privatisasi!

Senin, 25 Mei 2026 - 15:01 WIB

Wagub Jihan Nurlela Minta SPIP Jadi Budaya Kerja di Lingkungan Pemprov Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:06 WIB

Kisah Haru Kyai Batua dan Sinta, Lahirnya Dua Anak Harimau Sumatera Pertama di Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:43 WIB

Temu Karya Karang Taruna Lampung Dihangatkan Munculnya Sejumlah Kandidat Ketua

Berita Terbaru

Banyak mitra dan SPPG keliru menganggap Program Makan Bergizi Gratis hanya untuk anak sekolah karena istilah school meal.(Ilustrasi: Netizenku)

Lampung

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB