Inflasi 3,28 Persen, Sekda Lampung: Masih Dalam Kategori Aman

Luki Pratama

Rabu, 13 Maret 2024 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Lampung, Fahrijal Darminto, ketika diwawancarai awak media. Foto: Luki.

Sekdaprov Lampung, Fahrijal Darminto, ketika diwawancarai awak media. Foto: Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi Lampung kembali menggelar rapat mingguan mengenai inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu (13/3). Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto ini membahas langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Kita harus terus memantau harga bahan pokok untuk memastikan kondisi harga barang aman,” ujar Fahrizal usai rapat pengendalian inflasi, Rabu (13/3).

Baca Juga  Ketimpangan Jalan di Lampung Melebar, Kabupaten Tertinggal

Apalagi, lanjut dia, setiap tahun menjelang puasa dan Idul Fitri, pasti ada peningkatan kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut penerangannya, inflasi di Provinsi Lampung pada bulan Februari 2024 berada di angka 3,28 year-on-year (y-o-y). Angka tersebut masih cukup baik, namun perlu dikendalikan mengingat target inflasi Pemprov Lampung pada tahun 2024 adalah 2,5 ± 1.

Beberapa bahan pokok yang menyumbang angka inflasi Lampung di antaranya adalah beras, cabai merah, bawang putih, tomat, dan gula pasir.

Baca Juga  Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan, Target Tuntas Sebelum Lebaran

“Untuk mengendalikan harga, Bulog sudah bekerja sama dengan Pemprov Lampung,” jelas Fahrizal. Jika ada kekurangan suplai, Bulog akan mengisinya. Kita juga akan pantau operasi pasar dan lakukan sesuai perkembangan harga supaya tidak terlalu tinggi,” terang dia.

Pemprov Lampung juga terus memantau harga bahan pokok lainnya seperti pangan beras, gula, minyak, dan cabai. Nilai Indeks Perkembangan Harga (IPH) Lampung saat ini berada di angka 1,7, yang tergolong aman.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Hilirisasi Sawit dan Kopi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Ekspor

Namun, harus tetap waspada. Berdasarkan data neraca pangan dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Provinsi Lampung aman dari segi jumlah produksi.

“Tapi, kita harus pantau jangan sampai ada gabah yang keluar dari Lampung, karena neraca bisa menjadi tidak seimbang,” tutupnya. (Luki) 

Berita Terkait

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026
IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata
Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas
BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung
BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK
Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran
Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah
Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:21 WIB

Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Perkuat Akses Desa Sukaraja

Senin, 30 Maret 2026 - 20:06 WIB

Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 18:43 WIB

Halal Bihalal Pemkab Pesawaran, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:22 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Destinasi Wisata Lokal Saat Libur Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:18 WIB

Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:07 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB