Liwa (Netizenku.com) : Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kelompok Tani Indonesia (DPD HKTI) Lampung, meminta masyarakat beberapa desa yang berada di kawasan penyangga kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas untuk berperan aktif melakukan konservasi.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD HKTI Lampung, Umar Ahmad saat bersilaturahmi dan koordinasi perihal Rancangan program konservasi serta pembinaan Kelompok Tani Hutan (KTH) di beberapa Desa Penyangga sekitar Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Selasa (31/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masyarakat penyangga sekitar kawasan hutan di TNWK wajib terlibat dan berperan aktif dalam upaya menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. Dengan Tidak terlibat, illegal logging, dan Ilegal fishing, serta pemburuan terhadap Satwa yang dilindungi, dan pembakaran lahan yang berada di hutan TNWK,” harap Umar.
Pada kegiatan yang juga dilakukan temu wicara/dialog interaktif dan penanaman pohon, Umar, mengatakan, HKTI sebagai wadah kelompok tani, siap bersinergi dengan pemerintah dan Satker terkait, dalam melaksanakan pembinaan terhadap Kelompok Tani di Provinsi Lampung.
“Kami DPD HKTI Lampung dan HKTI kabupaten/kota siap bersinergi dengan pihak-pihak terkait seperti TNWK dalam menjaga kelestarian alam, serta siap melakukan pembinaan kelompok tani yang ada di propinsi Lampung,” ujarnya.
Sementara pihak TNWK, menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada HKTI, karena sudah menyatakan siap untuk berkoordinasi dalam hal Pembinaan terhadap KTH di desa-desa penyangga, disekitar TNWK. Serta menjelaskan bahwa TNWK memiliki program wisata edukasi konservasi dan pengelolaan konservasi gajah yang sudah berjalan di Pusat Konservasi Gajah (PKG) TNWK. (Iwan)








