Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Pariwisata (Dinspar) Kota Bandarlampung memperkirakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandarlampung melalui sektor pariwisata akan mengalami peningkatan tinggi. Hal tersebut ia perkirakan lantaran telah dicabutnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh Presiden Jokowi.
Dinspar Bandarlampung, M. Yudhi, mengatakan pencabutan PPKM itu, dapat meningkatkan pengunjung wisata serta mampu meningkatkan PAD Bandarlampung.
“Semuanya sudah pada jenuh, sudah lama mereka menahan untuk berlibur. Apalagi ini dicabutnya PPKM mereka sudah tidak takut lagi untuk berlibur dan pasti akan meningkatkan PAD yang dapat membantu Pemerintah Kota Bandarlampung,” ujarnya saat diwawancarai di Kantor Dinspar Bandarlampung, Rabu (4/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menerangkan, beberapa faktor yang menyebabkan penurunan pengunjung wisata pada saat pandemi yaitu, ketakutan wisatawan atas penyebaran virus corona, dan masih diberlakukannya pembatasan pengunjung pada saat pandemi.
“Kemarin PPKM level 2 pengunjung wisata dibatasi sebesar 50 persen, sedangkan PPKM level 1 sebesar 30 persen. Saat ini sudah ada kelonggaran otomatis ramai pengunjung wisata yang berdatangan,” terangnya.
Kendati PPKM telah dicabut, pihaknya tetap mengingatkan untuk memperketat protokol kesehatan hal tersebut dilakukan waspada dengan penyebaran virus corona.
“Tentunya pusat memiliki pertimbangan tersendiri. Akan tetapi kita tetap menghimbau pengunjung wisata untuk berwaspada dan tetap memperketat protokol kesehatan meskipun sudah ada kelonggaran,” pungkasnya. (Luki)








