Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga Rugikan Pedagang Grosir

Redaksi

Kamis, 20 Januari 2022 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Kebijakan pemerintah yang menetapkan harga minyak goreng satu harga, mengancam kerugian besar bagi pedagang grosir. Karena stok yang mereka miliki mencapai ratusan liter .

Salah satu pemilik toko grosir yang menjual berbagai jenis bahan pokok kebutuhan keluarga, termasuk minyak goreng di Kelurahan Way Mengaku Balikbukit, mengaku saat ini dia masih memiliki stok minyak goreng sebanyak 100 dus, atau mencapai 600 liter.

Baca Juga  Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat

“Kebijakan pemerintah tidak pernah disosialisasikan kepada kami, sehingga dengan kebijakan minyak goreng satu harga, mengancam kerugian mencapai puluhan juta,” kata dia yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pedagang tersebut, pada saat belanja pekan lalu, harga perliter minyak goreng masih Rp19.500, sekarang pemerintah mengeluarkan aturan bahwa harga jual minyak goreng semua jenis sama yakni Rp14.000.

Baca Juga  Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

“Dengan harga yang ditetapkan pemerintah, kami mengalami kerugian Rp5.500/liter. Sampai saat ini pemerintah belum ada sosialisasi, atau menyampaikan pertanggungjawaban terhadap aturan tersebut,” kata dia.

Hal yang sama diakui pedagang grosir di wilayah Pasar Liwa, menurut dia kebijakan satu harga terhadap minyak goreng tidak masalah ketika ada sosialisasi dari jauh-jauh hari, sehingga pihaknya tidak membeli terlalu banyak.

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

“Kebijakan harga minyak goreng berbagai jenis atau merk satu harga, jelas merugikan kami, tidak mungkin akan kami jual di bawah harga beli. Dan dengan demikian barang dagangannya yang tersimpan di gudang terancam tidak laku, untuk itu kami minta pemerintah berlaku adil,” harapnya. (Iwan/len)

Berita Terkait

Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI
Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:38 WIB

Mikdar Ilyas: Kepuasan Publik 81 Persen terhadap Mirza Sejalan dengan Kinerja Pemerintahan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Bandarlampung

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

Minggu, 20 Sep 2026 - 17:31 WIB

Tulang Bawang Barat

TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:34 WIB

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB