Liwa (Netizenku.com): Memperingati Anniversary ke-3, 11 November, komunitas Trail Jajaran Gudang (Trajang) Liwa Lampung Barat, menggelar syukuran dengan memberikan santunan kepada 68 orang anak yatim-piatu, 16 Kaling se-Kelurahan Way Mengaku Balikbukit, serta warga sekitar lingkungan Base Camp 33.
Ketua Trajang, Bamsoed, mengatakan, ada ada tiga agenda penting yang akan dilakukan dalam memperingati hari jadi Trajang ke-3, yakni hari ini memberikan santunan, selanjutnya pada 13 Nopember mendatang akan membagikan sembako dan 27-28 Nopember akan mengadakan event Private Enduro Two Day.
“Pembagian sembako kepada anak yatim-piatu, sebagai rasa syukur kami anggota Trajang, sementara pembagian sembako 100 paket sebagai bentuk kepedulian kami kepada warga di sekitar jalur yang sering kami lewati saat,” kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara event Private Enduro Two Day
(next level break the limit), bentuk dukungan Trajang untuk menjalin silaturahmi dengan raider-raider dari berbagai wilayah atau propinsi. Serta dukungan terhadap salah satu visi bupati, yakni dalam bidang pariwisata.
“Alhamdulillah sampai saat ini sudah puluhan raider yang daftar, baik dari kabupaten/kota yang ada di Lampung, bahkan ada dari propinsi Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Jawa Barat, mudah-mudahan 10 hari menjelang pelaksanaan kuota antara 100-150 raider akan terpenuhi,” ujar Bamsoed.
Pada kegiatan pertama yang dihadiri bupati Parosil Mabsus, wakil bupati Mad Hasnurin, dan Dandim 0422/LB Letkol Czi Benni Setiawan, M.Han, Kajari Riyadi, SH, Bamsoed, menjelaskan start hari pertama dari Kebun Raya Liwa (KRL), setelah melewati berbagai jalur ekstrim dan menantang, dan hanya bisa dilalui raider bernyali, seluruhnya akan finish di Kawasan Wisata Terpadu Lumbok Seminung.
“Setelah melewati dan menaklukkan jalur, tanjakan, sungai, jalan bebatuan dan lumpur, turunan serta tikungan tajam, rasa capek raider akan terobati saat menyaksikan keindahan Danau Ranau secara utuh dari puncak Doseran, sebelum finish di tepian Danau Ranau, tepatnya di hotel Lumbok Seminung Resort,” jelasnya, seraya mengatakan pada hari kedua raider akan kembali menikmati jalur yang berbeda.
Untuk mensukseskan kegiatan tersebut serta memberi rasa puas kepada para raider-raider tangguh dari berbagai wilayah, yang terlibat bukan hanya Trajang, tetapi di support secara aktif oleh Kapolres AKBP Hadi Saeful Rahman, S.IK, Dandim 0422/LB Letkol Czi Benni Setiawan, M.Han, Komunitas Base Camp 33, komunitas TLS, Trinek dan Sekat.
“Alhamdulillah dan terimakasih atas support serta bantuan pak Kapolres dan pak Dandim, yang dari awal memberikan bantuan baik saran maupun kebutuhan lain, serta rekan-rekan dari komunitas trail lain dan saudara-saudara saya dari Base 33 serta Srikandi Gudang, dan saya yakin keberhasilan ini berkat kerjasama dan kekompakan kita semua,” tandasnya.
Sementara, Dandim 0422 Lambar Letkol Benni Setiawan yang juga Dewan Penasehat Trajang Community menyampaikan apresiasinya kepada para Raider yang tergabung dalam Trajang Community atas kekompakan dan semangat yang membuat salah satu komunitas trail tersebut eksis dan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial.
“Walau baru berusia tiga tahun Trajang telah Eksis, bukan hanya di Lampung Barat saja tapi di Provinsi Lampung, saya beberapa kali membawa Trajang ini ke tingkat propinsi seperti saat even Tour dalam program jelajah patroli alam, ” ujarnya seraya menambahkan, menghadapi event serupa pada awal Desember mendatang yang rencana akan digelar di Tulang Bawang, ia berencana membawa perwakilan dari seluruh komunitas Trail di Lambar. (Iwan/len)








