Dedikasi Yusmalasari Diganjar Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka

Redaksi

Selasa, 14 September 2021 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Satu dari tiga komitmen Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, sejak memimpin kabupaten penghasil kopi terbesar di Lampung, adalah Lampung Barat sebagai kabupaten literasi, untuk menggerakkan komitmen tersebut wadah yang dibentuk yakni Gerakan Literasi Daerah (GLD).

Ada satu sosok yang sangat fokus bergerak dalam rangka mendukung komitmen Lampung Barat sebagai kabupaten literasi, yakni Yusmalasari yang juga didaulat sebagai Wakil Ketua GLD Lampung Barat. Selain terjun langsung, juga banyak memberikan donasi.

Bunda, sapaan akrab Yusmalasari, mengaku sangat mendukung Lampung Barat sebagai kabupaten literasi. Dukungan tersebut, ditunjukkan bukan hanya melakukan pembinaan terhadap lamban baca yang mulai menjamur di Lampung Barat, tetapi ikut serta berdonasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Literasi adalah panggilan jiwa, maka ketika pak bupati mencanangkan Lampung Barat sebagai kabupaten literasi saya sangat mendukung, dengan berbagai cara, bukan hanya melihat langsung pembuatan lamban baca dan pojok baca, tetapi secara rutin yang memberikan donasi berupa buku,” katanya.

Baca Juga  PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Bahkan menurutnya, yang merupakan owner dan Direktur RSIA Bunda, mengaku CSR yang dikucurkan RSIA Bunda yang bernaung di bawah PT Liwa Sehat Madani, tidak hanya sebatas lingkungan kesehatan, tetapi banyak dikucurkan untuk mengembangkan literasi dan biaya pendidikan bagi anak tidak mampu.

“Alhamdulillah, CSR dari perusahaan yang saya pimpin tidak hanya untuk bidang kesehatan, tetapi kita gunakan untuk pengembangan lamban baca, dan sampai saat ini sudah ribuan buku yang kita sumbangkan, termasuk berbagai permainan, sehingga anak-anak yang berkunjung ke lamban baca akan merasa betah,” katanya.

Baca Juga  Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting

Selain itu, ia juga ikut mendukung pendanaan untuk penerbitan dua buku, yakni “Aku, Buku dan Lamban Baca” dan buku “Surga Di Bawah Pesagi” dan secara rutin menggelar kegiatan yang sifatnya edukasi, seperti mewarnai, menyusun puzzle, lomba Be Number One, dan lomba lamban baca.

“Berbagai kegiatan telah kita jalankan, dalam rangka meningkatkan minat baca anak-anak Lampung Barat, tetapi dua tahun terakhir terhenti karena adanya pandemi Covid-19, dan saat ini kita sudah melihat hasilnya, kalau pada tahun 2017 hanya ada sembilan lamban baca di Lampung Barat saat ini sudah ada 90,” jelasnya.

Sementara salah satu pengurus GLD Lampung Barat, mengungkapkan, walaupun GLD setempat menerima dana hibah, tetapi selama ini dalam mensukseskan Lampung Barat sebagai kabupaten literasi, setiap melakukan kegiatan dan kunjungan ke lamban baca, ia selalu menggunakan dana pribadi.

Baca Juga  Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan

Bahkan kata sumber tersebut, setiap kunjungan yang disertai bunda, pengunjung lamban baca, merasa senang, karena pada setiap kesempatan ia selalu membawakan oleh-oleh bukan hanya 60 buah buku, tetapi anak-anak mendapatkan hadiah berupa buku, pensil, kotak pensil, makanan kecil biskuit, susu, sekaligus mengadakan lomba mendongeng, diskusi kecil antar pengelola lamban baca, tebak-tebakan dan lomba bercerita tentang buku yang telah dibaca dengan hadiah uang.

Karena dedikasiny yang juga pernah dinobatkan sebagai Putri Buku Nasional, mendapat ganjaran dari Perpustakaan Nasional RI berupa penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka, yang diterima secara virtual, Selasa (14/9) bertepatan dengan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca. (Iwan/len)

Berita Terkait

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB