Liwa (Netizenku.com): Jumlah masyarakat Lampung Barat yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih saja terjadi. Salah satu kluster yang sering menjadi penyebab penyebaran dan penularan adalah nayuh atau pesta.
Tetapi melihat fakta di lapangan, walaupun bupati yang juga Ketua Satgas Covid-19 telah mengeluarkan larangan menggelar nayuh atau pesta, melalui instruksi bupati tetapi kesadaran masyarakat masih rendah untuk menaati, bahkan beberapa waktu lalu wakil rakyat yang tetap melakukan pesta.
Seperti diketahui, berdasarkan rilis yang disampaikan Satgas Covid-19, melalui Bidang Komunikasi Publik Dinas Kesehatan Lampung Barat, Erna Yanti, S.Farm, APT, MPH, mendampingi Kadis dr Widyatmoko Kurniawan, Sp.B, dari 14 kasus baru, beberapa diantaranya dari kluster nayuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari enam kasus pada Kamis (2/9), dan delapan kasus pada Rabu (1/9) berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh korban sebagian besar dari menghadiri nayuh atau pesta, riwayat lainnya pernah melakukan perjalanan ke luar daerah atau menjenguk keluarga yang sedang sakit,” kata Erna.
Walaupun akhir-akhir ini jumlah masyarakat Lampung Barat yang terpapar virus Covid semakin menurun, Erna berharap, warga agar tetap patuh dengan aturan dan protokol kesehatan, sehingga kedepan tidak ada lagi warga Lampung Barat yang terpapar.
“Alhamdulillah, semakin hari masyarakat kita yang positif kurvanya semakin menurun, kondisi tersebut harus tetap kita pertahankan, tentu dengan patuh terhadap aturan pemerintah dan harus tetap ketat menjalankan protokol kesehatan,” harap Erna.
Dengan penambahan 14 kasus baru tersebut, sampai saat ini jumlah warga Lampung Barat yang pernah dan sedang terpapar 2.632 orang. 129 orang diantaranya meninggal dunia, 210 sedang menjalani isolasi atau perawatan, dan 2.293 orang telah dinyatakan sembuh. (Iwan/len)








