Covid-19 Tinggi, Lambar Keluarkan Maklumat Salat Idul Adha

Redaksi

Selasa, 6 Juli 2021 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Penyebaran dan penularan virus Covid-19 di Lampung Barat sampai saat ini masih tinggi. Untuk mencegah penularan semakin meluas, bupati, Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat mengeluarkan maklumat terkait pelaksanaan salat Idul Adha, takbir dan pemotongan hewan qurban.

Kabag Kesra Sekretariat Pemkab Lampung Barat, Novi Andri, mengatakan maklumat yang berisi tentang pengaturan pelaksanaan salat Idul Adha dan pemotongan hewan qurban serta takbir ditandatangani Bupati, Parosil Mabsus, Kakan Kementerian, Maryan Hasan dan Ketua MUI, KH Jakfar Sodiq.

“Maklumat tersebut, mengatur tentang pelaksanaan rangkaian ibadah idul Adha, bahwa hanya boleh dilakukan di Pekon yang zona hijau dan kuning, sedangkan di wilayah yang zona merah dan oranye disarankan dilakukan di rumah masing-masing,” kata Novi, Selasa (6/7).

Baca Juga  PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan dalam maklumat tersebut, kata Novi, pelaksanaan rangkaian ibadah Idul Adha, dapat dilakukan di masjid atau lapangan terbuka, pemotongan hewan qurban hanya dilakukan oleh panitia dan disaksikan orang yang berqurban, takbir hanya boleh diikuti maksimal 10 persen dari kapasitas masjid.

“Wilayah zona hijau dan kuning yang akan melakukan sholat idul Adha di masjid atau lapangan terbuka, wajib menerapkan protokol kesehatan, seperti melakukan pengukuran suhu tubuh, menggunakan masker, menjaga jarak. Sementara Khotib selama menyampaikan khutbah tetap menggunakan masker dan paling lama 15 menit,” jelasnya.

Baca Juga  KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Sedangkan pemotongan hewan qurban, jelasnya, sebaiknya tidak dilakukan dalam satu hari, tetapi selama tiga hari sesuai dengan tuntutan pemotongan hewan qurban. Sementara takbiran bisa dilakukan secara virtual.

“Sudah jelas waktu pemotongan hewan qurban adalah tiga hari, untuk itu akan lebih baik tidak dilakukan secara serentak dalam waktu yang bersamaan, dan dalam hal pembagian daging qurban, penerima tidak mengambil langsung di lokasi pemotongan tetapi diantar oleh panitia,” kata dia.

Pada intinya kata Novi, dalam maklumat tersebut, pemerintah tidak melarang pelaksanaan sholat idul Adha, tetapi harus disadari ancaman virus Covid 19 saat ini masih sangat tinggi. Maka untuk memutus rantai penyebaran diperlukan kesadaran bersama.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

“Mari kita bersama-sama menjaga Lampung Barat bebas dari virus Covid 19, tentu dengan mamatuhi protokol kesehatan, dengan tidak bersalaman seusai sholat, bagi masyarakat yang baru pulang dari luar daerah tidak ikut sholat berjamaah di masjid atau lapangan terbuka, dan yang harus dilakukan oleh panitia adalah berkoordinasi dengan pemerintah Pekon terkait kondisi wilayah masing-masing menjelang hari raya idul Adha 20 Juli mendatang,” harapnya. (Iwan/len)

Berita Terkait

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB