BPJS Kesehatan-Dinkes Gelar Monev Pelayanan Kesehatan Primer FKTP

Redaksi

Selasa, 8 Juni 2021 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): BPJS Kesehatan Pringsewu dan Dinas Kesehatan setempat, mengadakan kegiatan monitoring dan evaluasi pelayanan kesehatan primer fasilitas kesehatan tingkat pertama di kabupaten ini.

Kegiatan yang dibuka oleh Kadis Kesehatan Pringsewu, dr.Ulinoha, didampingi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandarlampung Agus Wibowo dan Kepala BPJS Kesehatan Kantor Kabupaten setempat, Desi Safriyani, di Hotel Urban, Senin (7/6) ini diikuti 13 kepala UPT Puskesmas se-kabupaten, menghadirkan narasumber dari UPT Puskesmas Bernung, Kecamatan Gedongtataan.

dr.Ulinoha dalam sambutannya mengatakan pihaknya bersama BPJS Kesehatan telah melakukan supervisi di sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), disimpulkan bahwa 8 FKTP telah mencapai target angka kontak, 29 FKTP belum mencapai target, 28 FKTP mencapai target Rasio Rujukan Rawat Jalan Kasus Non Spesialistik (RRNS), 7 FKTP belum mencapai target, dan 12 FKTP mencapai target Rasio Peserta Prolanis Terkendali (RPPT) serta 25 FKTP belum mencapai target.

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk FKTP yang dilakukan supervisi terkait capaian rasio rujukan, diantaranya Puskesmas Gadingrejo, Adiluwih, Pringsewu dan Pardasuka,” ungkapnya.

Agus Wibowo mengatakan, capaian Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) pada FKTP Puskesmas di Pringsewu paling banyak 90%, sedangkan pada FKTP non Puskesmas paling banyak 96%.

Baca Juga  Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

“Kapitasi Berbasis Kinerja ini merupakan sistem pembayaran kesehatan yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan dan telah disepakati bersama oleh Asosiasi FKTP baik di pusat maupun daerah, dimana Asosiasi FKTP yang terlibat diantaranya Adinkes, ASKLIN, PKFI dan IDI,” katanya.

Pelaksanaan Kapitasi Berbasis Kinerja ini, kata Agus, berdasarkan Peraturan BPJS Kesehatan No.7 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembayaran Kapitasi Berbasis Kinerja Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelayanan kesehatan serta memaksimalkan fungsi FKTP sebagai gate-keeper.

Baca Juga  Pringsewu Percepat Pembangunan Lampu Jalan Lewat Skema KPBU

“Latar belakang pelaksanaan Kapitasi Berbasis Kinerja ini adalah adanya temuan dari Otoritas Jasa Keuangan dan rekomendasi temuan serta audit BPKP,” ungkapnya. (Rz/len)

Berita Terkait

Ketua MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar di Pringsewu
Polisi Pringsewu Ungkap Penggelapan Truk Kredit, Dua Tersangka Ditangkap
Pringsewu Percepat Pembangunan Lampu Jalan Lewat Skema KPBU
Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pasar Malam, Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak
Wabup Pringsewu Sidak Gedung Walet Berbau Menyengat, 30 Karung Bangkai Kelelawar Dievakuasi
Bupati Pringsewu Takziah ke Keluarga PMI Meninggal di Malaysia, Salurkan Bantuan
Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Bertutur, Perkuat Budaya Literasi Anak
KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu 

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Rabu, 29 April 2026 - 01:08 WIB

Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 01:05 WIB

Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 01:01 WIB

Shobat di Tanjung Sari, Bupati Egi Beri Hadiah Umrah

Rabu, 29 April 2026 - 00:58 WIB

Pemkab Lamsel–Taspen Perkuat Layanan ASN di MPP

Berita Terbaru

Lampung

Pansus LKPj DPRD Lampung Soroti Ketidaksinkronan Data

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:47 WIB

Seorang guru memperlihatkan perbedaan porsi bernilai Rp2000 hanya terletak pada kepalan nasi yang berukuran sedikit lebih besar. (Foto: Netizenku)

Celoteh

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:27 WIB

Lampung Selatan

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:01 WIB