Liwa (Netizenku.com): Setiap bulan Ramadan Srikandi Base Camp 33 selalu melakukan aksi sosial dengan mengundang buka bersama, pembagian santunan dan sembako kepada anak yatim-piatu dan keluarga kurang mampu.
Tetapi untuk tahun ini, akibat masih tingginya penyebaran dan penularan virus Covid-19, kegiatan bakti sosial yang biasanya dilakukan sekalian buka bersama, diubah dengan mendatangi langsung masyarakat yang menjadi sasaran.
\”Alhamdulillah, tahun ini kami dari anggota Srikandi Base Camp 33 kembali melakukan aksi berbagi, tetapi karena kita taat dengan imbauan pemerintah untuk taat terhadap 5 M dalam rangka memutus rantai penyebaran dan penularan virus Covid-19, kami yang datang langsung ke masyarakat sasaran,\” kata Noni Mislia, Ketua Srikandi Base Camp 33, Jumat (30/4).
Dijelaskannya, santunan yang bersumber donasi dari anggota Srikandi Base Camp 33, diberikan dalam bentuk nasi kotak dan takjil. Sementara sasarannya masyarakat yang kurang mampu di wilayah Sekuting Terpadu Balikbukit dan santri-santriwati Pondok Pesantren Miftahul Ulum.
\”Alhamdulillah hari ini kami silaturahmi langsung dengan 61 orang santri-santriwati dan pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Pekon Wates Balikbukit, dalam rangka memberikan sedikit menu berbuka puasa, selain itu juga diberikan kepada masyarakat di sekitar pondok tersebut,\” jelas Noni.
Menurut Noni, Srikandi Base Camp 33 walaupun komunitas tanpa berbadan hukum yang anggotanya merupakan istri-istri anggota komunitas Base Camp 33, tetapi secara aktif turun ke masyarakat terutama dalam bidang sosial kemanusiaan.
\”Kami ini merupakan kumpulan beberapa orang ibu-ibu rumah tangga, awalnya terbentuk karena sering berkumpul dalam rangka mendukung kegiatan sosial Base Camp 33, karena kami mempunyai pemikiran yang sama tentang bagaimana cara berbuat baik dan alhamdulillah setiap aksi sosial yang kami lakukan dana yang terkumpul murni sumbangan dari anggota saja,\” tandasnya. (Iwan/len)








