Liwa (Netizenku.com): Rider yang tergabung di komunitas Trail Jajaran Gudang (Trajang) yang sering menaklukkan jalur ekstrem, dengan medan yang berlumpur, jurang, menanjak bukit terjal, bahkan tidak sedikit dengan jalur yang mengancam keselamatan, ternyata berhati mulia.
Hal tersebut, dibuktikan dengan seringnya Trajang yang berkolaborasi dengan Base Camp 33 memberikan santuan kepada warga kurang mampu, dan yang sedang dalam kesulitan seperti sakit, terutama yang tidak tersentuh oleh program pemerintah.
Ketua Trajang dan Base Camp 33, Bamsoed, mengatakan hari ini, Rabu (17/3) Trajang dan Base Camp 33 yang diwakili Sekretaris Trajang, Seherno, serta beberapa anggotanya, bersilaturahmi pada keluarga Willi Sanjaya, warga Talang Sebaris, Pekon Sedampah Indah Balikbukit, dalam rangka melihat secara langsung kondisi anaknya yang sedang sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
\”Kami mendapat informasi dari media sosial, bahwa ada masyarakat kita yang sedang sakit, yakni Elsa Cahya Ramadhani (8) putri pertama pak Willi dan ibu Yuliana, yang menderita lumpuh gagal fungsi syaraf kaki sejak lahir, Alhamdulillah kawan-kawan tergerak hatinya untuk membantu,\” kata dia.
Dijelaskan, Bamsoed, bentuk santunan yang diberikan secara langsung kepada keluarga yang dalam kondisi kurang mampu tersebut, berupa uang tunai, sembako, makanan bergizi, dengan harapan akan sedikit membantu keluarga tersebut dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan semoga bisa dimanfaatkan untuk berobat.
\”Selama ini ananda Elsa, belum mendapatkan pengobatan yang serius, hal itu karena kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan, mereka hanya mengandalkan pengobatan tradisional (sangkal putung), dan mudah-mudahan dengan sedikit donasi dari kawan-kawan tersebut akan sedikit meringankan beban keluarga pak Willi,\” kata Bamsoed, seraya berharap masih ada masyarakat yang peduli untuk membangun sesama yang sedang dalam kesulitan.
Sementara, Willi yang tinggal bersama keluarga di rumah berdinding papan, mengaku selama ini belum ada bantuan dari pihak pemerintah, baik dari pekon maupun Pemkab Lampung Barat, sementara kartu BPJS yang dimiliki sekarang itu juga bantuan dari seorang dermawan. Tetapi karena keterbatasan biaya sering tidak dapat bayar.
\”Sudah pernah dibawa berobat ke Rumah Sakit, itu juga bantuan orang dengan dibuatkan kartu BPJS mandiri, tetapi tidak dapat berobat berkelanjutan karena saya sering tidak dapat membayar bulanannya, maka Elsa yang selama ini duduk saja tidak bisa, kami coba bawa berobat ke sangkal putung,\” jelasnya.
Terkait, bantuan uang, sembako, makanan bergizi dari keluarga Trajang dan Base Camp 33, Willi menyampaikan ucapan terima kasih. Menurut dia uang tersebut akan digunakan untuk membayar iuran bulanan BPJS dan biaya ke sangkal putung kembali.
\”Saya dan keluarga hanya bisa mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian bapak-bapak, semua dan uang yang saya terima ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin, terutama untuk keperluan berobat anak kami,\” kata dia dengan mata berkaca-kaca. (Iwan/len)








