Pemerintah Imbau Warga Tak Lakukan Kunjungan ke Luar Daerah Lambar

Redaksi

Senin, 14 September 2020 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Imbauan pemerintah untuk tidak melakukan kunjungan ke luar daerah, terutama ke zona merah, di tengah pandemi Covid-19, wajib ditaati oleh masyarakat Lampung Barat.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung Barat, Paijo, saat jumpa pers di aula Dinas Kesehatan setempat, Senin (14/9), mengatakan beberapa waktu ada tujuh warga yang positif Covid-19. Lima diantaranya pernah melakukan perjalanan ke Cimahi, Jawa Barat. Sementara dua merupakan kluster tenaga kesehatan yang berkunjung ke Lampung Barat.

\”Alhamdulillah, tujuh pasien positif virus Covid-19 kluster Cimahi dan tenaga kesehatan Lampung Tengah, yang telah menjalani isolasi mandiri, semua sudah dinyatakan sembuh,\” kata Paijo, pada jumpa pers yang juga didampingi Kadis Komunikasi dan Informasi, Padang Prio Utomo, dan Kepala BPBD, Maidar.

Baca Juga  Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini ada kasus baru kata Paijo, yang juga  terdapat tujuh warga Lampung Barat yang dinyatakan positif Covid-19 sesuai hasil swab, yakni SR (22), DS (11 Bulan), IN (73), TS (62), MS (34) warga Pekon Tugusari, Kecamatan Sumberjaya, dan AY (40) warga Pekon Tapak Siring, Kecamatan Sukau.

\”Pada Tanggal 28 Agustus SR dan DS pulang  dari Cimahi, Jawa Barat, karena merasa tidak sehat mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan setelah dilakukan swab ternyata positif Covid-19. Lalu, setelah dilakukan tracking terhadap anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah, IN dan W juga positif Covid-19,\” kata Paijo.

Hal yang sama juga kata Paijo, yang juga Kadis Kesehatan Lampung Barat, TS dan MS berangkat menuju Palembang, Sumatera Selatan, untuk menghadiri acara hajatan keluarga dan kembali pada 29 Agustus. Ternyata setelah dilakukan swab hasilnya juga positif Covid-19.

Baca Juga  Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

\”Setelah pulang dari Palembang serta menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, TS dan MS, mengikuti rapid test massal, ternyata hasilnya reaktif. Ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab, dan hasilnya positif Covid-19,\” jelas Paijo.

Sementara AY, warga Pekon Tapak Siring, Kecamatan Sukau, diketahui positif Covid-19, setelah Puskesmas Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, melakukan rapid test massal dengan sasaran warga yang melakukan aktivitas ke luar Lampung Barat.

\”AY merupakan pedagang sayuran keliling, dengan tujuan Krui Pesisir Barat, Kota Batu, Simpang Sender, dan Banding Agung, Sumatera Selatan, karena hasil rapid test reaktif, dilanjutkan dengan pemeriksaan swab hidung dan tenggorokan, ternyata yang bersangkutan positif Covid-19,\” jelasnya.

Baca Juga  Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Antisipasi penyebaran lebih meluas dari orang tanpa gejala, kata Paijo, pihaknya melakukan tracking terhadap keluarga terdekat, tujuh pasien positif Covid-19 yang saat ini melakukan isolasi mandiri, dilakukan swab terhadap 14 orang.

\”Kami sudah melakukan antisipasi penularan virus Covid-19, dengan melakukan swab langsung terhadap lima keluarga dari SR, lima keluarga dari TS, dan empat keluarga dari AY, dan kita masih menunggu hasilnya, kemungkinan baru akan dikeluarkan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung besok sore,\” kata dia, seraya mengajak warga Lampung Barat untuk taat terhadap protokol kesehatan. (Iwan/len)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB