Liwa (Netizenku.com): Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyapa secara langsung masyarakat terdampak virus Covid-19 di Kecamatan Sekincau, Sumberjaya dan Waytenong. Seraya menyerahkan bantuan baik sembako, Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta bantuan kepada pondok pesantren dan masjid.
Dalam kesempatan di tiga lokasi berbeda tersebut, Parosil, meminta masyarakat yang menerima BLT agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari-hari. Dan bagi aparat harus memberikan utuh dengan tidak ada potongan dengan alasan apapun.
\”Ingat, BLT ini harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, nilainya Rp600 ribu, dan saya ingatkan kepada aparat yang bertugas membagikan untuk disampaikan utuh tanpa ada potongan dengan dalih apapun,\” pesan Parosil, Sabtu (9/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penerima manfaat BLT dari Dana Desa dan sembako yang merupakan sumbangsih dari berbagai elemen masyarakat tersebut, kata Parosil harus betul-betul masyarakat yang terdampak, diantaranya tukang ojek dan pengelola kantin di sekolah-sekolah.
\”Saat ini kita sedang melawan wabah virus Covid-19, yang akibatnya sangat buruk, maka dalam menentukan penerima manfaat harus betul-betul yang terdampak, serta saya mengajak masyarakat Lampung Barat untuk tetap mematuhi imbauan pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19,\” ujarnya, yang di semua lokasi pembagian menerapkan protokoler kesehatan.
Pada kesempatan tersebut bupati juga menyerahkan bantuan kepada TPA Al Fatih, TPA Al-Huda, TPA Al Irsyad, Pondok Pesantren Al Irsyad, Kecamatan Way Tenong masing-masing Rp10 juta. Pondok pesantren Miftahul Huda, TPA Nurul Huda, Masjid Nurul Huda, Kecamatan Sumberjaya masing-masing Rp10 juta. Sementara Masjid Al Mujahidin dan Al Furqon Kecamatan Sumberjaya, masing-masing menerima bantuan Rp50 juta dan Rp20 juta. (Iwan/Len)








