Liwa (Netizenku.com) : Patut di contoh apa yang dilakukan Bhayangkari cabang Lampung Barat, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki lahan yang luas. Tetapi ingin bercocok tanam, terutama sayur-sayuran.
Berkebun pola Hidroponik dengan memanfaatkan beranda Mapolres setempat, ibu-ibu Bhayangkari, bahkan telah melakukan panen yang kedua kali. Bahkan panen tersebut dipimpin langsung ketua cabang Bhayangkari Lampung Barat, Ny. Anggie Rachmat Tri Haryadi, Minggu (26/1).
\”Alhamdulillah berkat karya ibu-ibu Bhayangkari ini panen kita yang kedua, berkat bercocok tanam dengan pola hidroponik, yakni berkebun dengan wadah paralon, dan hasilnya sangat memuaskan,\” kata Anggie.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dijelaskan Anggie, berkebun dengan pola hidroponik, selain bebas herbisida juga hasilnya dua kali lebih banyak di banding dengan berkebun di tanah. Selain itu untuk menyuburkan tanaman pihaknya hanya mengandalkan bahan organik, artinya tidak ada biaya untuk membeli obat-obat kimia.
\”Selain hasilnya lebih banyak, berkebun dengan pola hidroponik, perawatan lebih mudah, dan sayur-sayuran yang di panen juga lebih sehat, karena tidak mengandung unsur kimia, karena untuk menyuburkan tanaman kami hanya menggunakan bahan-bahan organik,\” jelasnya.
Menurut Anggie, saat ini Bhayangkari cabang Polres Lampung Barat, memiliki tiga lokasi kebun hidroponik, ada yang enam dan empat tingkat, dengan tanaman sayuran berupa sawi, strawbery, seledri, kangkung dan jenis sayuran lainnya.
\”Saat ini di Mapolres kita mempunyai tiga lokasi kebun pola hidroponik, dan saat ini kami sudah memprogramkan di asrama Polres, di masing-masing rumah untuk berkebun dengan pola hidroponik, yang manfaatnya selain untuk mengkonsumsi sayuran sehat, juga mengurangi pengeluaran,\” kata dia. (Iwan)








