Kejar SDGs Pemkot-Unila Bersinergi

Redaksi

Rabu, 7 Agustus 2019 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Guna mengimplementasikan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan yang mendorong kelembagaan hukum di tingkat nasional dan di tingkat lokal.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Universitas Lampung (Unila) bersinergi menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Penyusunan RAD diawali dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk menghimpun persepsi, informasi, serta mengadvokasi di Pemkot Bandarlampung. Hal itu diutarakan Kepala Unila SDGs Center Dr. Unang Mulkhan di kantor pemerintah setempat, Rabu (7/8).

Baca Juga  Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif dari setiap SKPD dalam mengeksplorasi tantangan dan potensi masing-masing SKPD untuk membuat dan melakukan Rencana Aksi Daerah (RAD) tentang SDGs 2030,” katanya.

Bentuk kolaborasi kerja samanya, lanjutnya, dapat menghasilkan tiga capaian, pertama penyusunan RAD, aksi, dan evalusi. Misalnya, OPD dapat mengembangkan program-program yang berkaitan dengan aksi SDGs dan melakukan evaluasi.

Baca Juga  Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

Sementara evaluasi mengacu pada informasi sejak 2015 melalui data-data yang diperoleh dari seluruh OPD. Kemudian diolah dan disajikan oleh Unila SDGs Center dalam bentuk dasbor database yang bersifat open acssess.

“Jadi semua orang dapat liat perkembangan 17 goals indikator SDGs melalui website,” terangnya.

Unang mengklaim, kegiatan aksi dan penyusunan dasbor SDGs oleh SDGs Center, Unila ini akan menjadi yang pertama dibandingkan SDGs Center se-Sumatera. Sebab, Sejak 2015, Kabupaten Pesawaran, Lamtim, dan Lampura menjadi pilotproject dan object survey UNDP dalam proyek SDGs 2030 tersebut.

Baca Juga  Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

Sedangkan pembentukan Unila SDGs Center sendiri berawal dari pertemuan rektror se-Indonesia oleh Kemenristekdikti bersama UNDP yang mendorong kampus agar berperan aktif SDGd pada Januari 2019 silam.

“Barulah Februari 2019, Unila mendirikan SDGs Center,” bebernya.

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru