Balitbang Bangun Kolaborasi Pengembangan Wisata Lokal

Redaksi

Kamis, 25 Juli 2019 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Lampung Barat, menggelar Fokus Group Doscussion (FGD) dalam rangka membangun kolaborasi dan sinergitas untuk pengembangan wisata lokal di kabupaten setempat, bertempat di Aula BPKD Lambar Kamis (25/7).

FGD yang difasilitasi oleh Dirjen Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kementrian Dikti tersebut, menghadirkan nara sumber Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), dan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan.

Kepala Balitbang Lambar, Tri Umaryani mengatakan, dalam FGD tersebut masing-masing OPD menyampaikan materi antara lain Disporapar terkait denga  pengembangan wisata lokal, Disbunnak terkait dengan kopi sebagai daya tarik wisata, Kominfo terkait pemasaran digital, Dinas PMD terkaut manfaat dana desa untuk pengembangan pariwisata, selanuutnya Diskop UKM Perindustrian dan Perdagangan terkait dengan dukungan UKM dalam pengembanga  pariwisata.

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Sektor pariwisata merupakan sektor yang potensial dalam pengembangan perekonomian daerah, karena itu harus dibangun kolaborasi dan sinergitas, dan alhandullah dalam FGD tersebut terlihat dukungannya luar biasa  dari seluruh OPD yang terlibat,\” kata diam

Menurutnya, seluruh OPD mendukung, seperti Disporapar bagaiamana mereka akan mendukung dengan program mereka, kemudian Disbun bagaimana kedepan Lambar sebagai penghasil kopi, maka kopi disajikan di destinasi wisata harus kopi yang premium dan Disbun siap meberikan pendampingan, jadi kedepan tidak boleh di destinasi wisata menyajikan  kopi asalan.

Bentuk dukungan Dinas PMD yakni berkaitan dengan dana desa, dimana kedepan tidak hanya untuk membangun fisik saja, namun akan menggerakkan perekonomian melalui pengelolaan wisata pekon. Selanjutnya Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan mendorong pendampingan UKM bagaimana menghasilkan souvenir dan hasil UKM yang bisa dijual kepada wisatawan.

Baca Juga  PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

\”Jadi dukungan dari seluruh OPD luar biasa, karena itu kedepan diharapka  wisata lokal akan terus berkembang dan menjadi tujuan wisata andalan,\” kata dia.

Lebih lanjut dikatakan Tri Umaryani, kedepan pihaknya juga akan membuat forum giat pariwisata, untuk memotret permasalahan untuk kemudian diberikan solusi dan lainnya.

\”Selain itu sesuai arahan bapak asisten III Bapak Noviardi Kuswan bagaimana dikembangkan bulan kunjungan wisata, di Lambar. Harapannya pekon-pekon membuat kalender wisata dan paket wisata, dan berikutnya bisa di informasikan ke masyarakat,\” imbuhnya.

Terpisah Kadis Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Lampung Barat, Ronggur L Tobing, mengucapkan terima kasih atas inisiasi Balitbang yang menggelar FGD tentang sinergisitas antar OPD dalam pengembangan wisata di Lampung Barat.

Baca Juga  KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

\”Terima kasih kepada Balitbang yang telah mendukung pengembangan dunia wisata Lampung Barat, dengan mengajak sejumlah OPD untuk mendukung pengembangan wisata Lampung Barat, sesuai dengan potensi masing-masing,\” kata Ronggur yang mengatakan dalam FGD tersebut pihaknya menghadirkan kelompok dasar wisata (Pokdarwis).

Kedepan kata dia, Dinas yang dipimpinnya akan memfasilitasi penyusunan program bulan wisata di seluruh Pekon yang ada di Lampung Barat, dengan program utama penyusunan paket wisata.

\”Melalui Pokdarwis yang sudah terbentuk tingkat pekon, akan kita arahkan untuk membuat program bulan wisata, yakni pekon melalui Pokdarwis menjual destinasi wisata di wilayah masing-masing dengan sistem paket, artinya wisatawan yang berkunjung dapat mengunjungi beberapa destinasi secara langsung,\” kata dia. (Iwan)

Berita Terkait

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:30 WIB

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terbaru