Pentingnya Simpan Nomor Call Center

Redaksi

Kamis, 24 Januari 2019 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa  (Netizenku.com): Para korban kebakaran sering kesulitan untuk bisa segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Ini lantaran mereka tidak mengetahui nomor call center.

Guna mengantisipasi keterlambatan penanganan tersebut Satuan Polisi Pamong Praja  (Sat Pol PP) dan Damkar Lampung Barat (Lambar) meminta masyarakat untuk menyimpan call center Sat Pol PP dan Damkar setempat.

Plt Kasat Pol PP dan Damkar Lampung Barat M Hendry Faisal mengatakan, selama ini terlambatnya pemadaman kebakaran, karena lambatnya laporan masyarakat kepada petugas. Sehingga mengakibatkan kerugian lebih besar, bahkan musibah kebakaran tersebut dapat meluas.

Baca Juga  Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu dia berharap masyarakat, terutama aparat pekon dan kecamatan untuk mencatat enam call center UPT Damkar yang tersebar di beberapa wilayah, yakni UPT Liwa menghubungi 0728 21902 atau 0823 8730 6535, UPT Belalau 0852 6734 7538, UPT Sukau 0852 6734 6287, UPT Waytenong 0852 6734 6246, UPT Kebuntebu 0821 8165 7750 dan UPT Sumberjaya 0821 7543 9054.

Baca Juga  Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

\”Jangan sampai keterlambatan pemadaman karena terlambatnya laporan kepada petugas dimasing-masing UPT yang piket 24 jam, untuk itu masyarakat terutama aparat pekon dan kecamatan untuk menyimpan call center yang dapat dihubungi dengan cepat,\” kata Hendry, Kamis (24/1).

Untuk menghindari musibah kebakaran kata Hendry, masyarakat diminta untuk selalu waspada, apalagi geografis Lampung Barat yang jaraknya saling berjauhan dan diharapkan aparat pekon untuk mengalokasikan dana desa untuk pembuatan embung dan pengadaan alkon dan mesin steam.(Iwan)

Baca Juga  Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan

Berita Terkait

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:45 WIB

Swadaya Warga Perbaiki Jalan, DPRD Lampung Minta Pemda Lamteng Bertindak Serius

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB