2021, Pemprov Wujudkan Pembangunan Rumah Bantuan Swadaya Mahan Sejahtera 

Redaksi

Selasa, 10 November 2020 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai mewujudkan bantuan perumahan layak huni melalui Program Bantuan Swadaya Mahan Sejahtera (BSMS) di tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat Sosialisasi dan Pembekalan Koordinator Kabupaten/Kota dan Tenaga Pendamping Program BSMS Provinsi Lampung TA 2020 di Novotel Bandar Lampung, Selasa (10/11).

Rumah layak huni ini diperuntuka bagi masyarakat yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wagub Nunik mengatakan akan ada sebanyak 134 unit RTLH di 8 Kabupaten/Kota yang akan dimulai pembangunannya di tahun 2021.

\”Bersyukur bisa memberikan sesuatu yang nyata untuk warga kita. Saya kalau yang langsung bersentuhan dengan masyarakat ini semangat untuk berjuang,\” ujar Wagub Nunik.

Nunik mengatakan meski di situasi saat ini anggaran difokuskan kepada penanganan Covid-19, namun masih mengalokasikan untuk program BSMS tersebut.

Baca Juga  Dua Antologi Sastra Dwibahasa Indonesia-Lampung Segera Diluncurkan

Menurutnya, program BSMS ini merupakan salah satu program yang diprioritaskan dan menjadi komitmen dirinya bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

\”Memang kita sedang menghadapi situasi yang sulit namun semampu mungkin anggaran kita untuk memberikan perhatian kepada warga miskin, terutama yang langsung menyentuh masyarakat seperti ini,\” katanya.

Ia menyebutkan bantuan anggaran akan dialokasikan sebesar Rp17 juta untuk setiap unit rumah.

Nunik meminta agar pembangunan RTLH ini berjalan maksimal, nantinya didukung dengan swadaya masyarakat dan gotong royong serta melibatkan organisasi masyarakat dan organisasi pemuda.

\”Untuk bisa maksimal juga berkolaborasi dengan warga termasuk mengajak organisasi masyarakat dan organisasi pemuda. Tidak bisa maksimal kalau tidak bersama-sama, tidak swadaya dan gotong royong,\” ujar Nunik.

Baca Juga  Lampung Raih Penghargaan BSSN, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki TTIS Teregistrasi

Menurutnya, sikap gotong royong dan rasa kebersamaan ini menjadi sesuatu hal yang positif dan penting dilakukan dalam menghadapi situasi saat ini.

\”Salah satu efek positif dari pandemi ini adalah kebersamaan antar warga untuk menghadapi situasi ini dengan bergandengantangan. Saya yakin di Provinsi Lampung ini sawadaya atau gotongroyongnya masih sangat bagus,\” katanya.

Ke depan, Nunik menyebutkan anggaran terhadap program BSMS ini nantinya akan terus ditingkatkan.

\”Tetap hadirkan program ini dan ditahun mendatang semakin ditambah anggarannya,\” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyediaan Perumahan, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya Provinsi Lampung August Riko mengatakan bantuan stimulan dari Pemprov Lampung tersebut nantinya akan lebih maksimal jika didukung dengan swadaya masyarakat.

Baca Juga  Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

\”Swadaya itu bisa berupa bantuan material, tenaga atau berupa bantuan dana, inilah bentuk kerjasama dan kekompakan kita bagaimana bisa mewujudkan dengan stimulan yang sedikit bisa menghasilkan rumah yang layak huni,\” ujar Riko.

Riko menuturkan untuk tahun ini dimulai dengan tahapan perencanaan dengan menentukan calon dan memverifikasi data penerima bantuan.

\”Pekerjaannya kita mulai di tahun depan, tahun ini perencanaan terlebih dahulu untuk menentukan calon penerima bantuan yang layak, verifikasi data penerima bantuan dan pembuatan proposal sebagai bahan yang diperlukan bagi pembangunan perbaikan rumah,\” katanya.

Adapun syarat bagi penerima bantuan program tersebut, lanjut Riko, diantaranya Warga Negara Indonesia, memiliki rumah tidak layak huni dan milik sendiri.

\”Penerima bantuan ini nanti ditentukan oleh tim teknis dari Kabupaten/Kota, Provinsi dan konsultan manajemen,\” pungkasnya.(rls)

Berita Terkait

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB