Tanggamus Gelar Desiminasi Audit Kasus Stunting Tingkat Kabupaten

Leni Marlina

Selasa, 20 Agustus 2024 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gisting (Netizenku.com): Asisten Bidang Administrasi Pemerintah Kabupaten Tanggamus Sukisno, mewakili Penjabat Bupati menghadiri kegiatan Desiminasi
Audit Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Tanggamus Tahun 2024, di Kantor Sekretariat IBI, Kecamatan Gisting, Selasa (20/8/2024).

Sukisno berharap agar acara tersebut dapat berlangsung dengan membawa manfaat
besar dalam upaya penanganan persoalan stunting di wilayah Kabupaten Tanggamus, sehingga angka stunting dapat terus turun sesuai target minimal dari pemerintah pusat yaitu 14% di tahun 2024 ini.

Dari hasil rilis oleh Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi stunting Kabupaten Tanggamus di tahun 2023 sudah menurun menjadi 17,1%, dari yang sebelumnya 20,4%, ada penurunan sebesar 3,3% tetapi masih di atas angka Provinsi Lampung yang sudah
mencapai 14,9%.

Baca Juga  Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu upaya yang dilakukan saat ini yaitu melaksanakan kegiatan Desiminasi I Audit Kasus Stunting Tahun 2024. Pada kegiatan ini, kiranya kepada Dinas PPPA Dalduk KB beserta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dapat menyampaikan laporan terkait kasus stunting yang ada, serta intervensi penanganan, perkembangan dan hasil audit kasus yang sudah dilakukan.

Selanjutnya, Audit kasus stunting bertujuan untuk mencari penyebab terjadinya kasus stunting sebagai upaya pencegahan terjadinya kasus serupa. Harapannya dengan audit kasus, nantinya bisa diperoleh hasil dan catatan-catatan yang berguna supaya kasus stunting bisa turun dan kedepannya Tanggamus Zero New Stunting bisa terwujud.

Baca Juga  Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

“Konvergensi spesifik dan sensitif dilakukan oleh semua pihak dengan prioritas pada pekon lokus stunting yang telah ditetapkan oleh Bupati Tanggamus, pada 7 kecamatan dan 14 pekon lokus stunting, intervensi
spesifik hanya berkontribusi sebesar 30% dan intervensi sensitif berkontribusi sebesar 70% terhadap penurunan pravelansi stunting,” terangnya.

Untuk itu ia meminta kepada para camat, agar memfasilitasi dan mengkoordinir para kepala pekon, pastikan kegiatan percepatan penurunan stunting di Posyandu melalui layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), konseling gizi terpadu, perlindungan sosial, sanitasi dan air bersih serta layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dilaksanakan dan dipenuhi.

Baca Juga  Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

Tugas menurunkan angka stunting bukan hanya Tupoksi jajaran kesehatan seperti para bidan dan lain-lain, tapi diperlukan satu kesatuan yang terintegrasi mulai dari seluruh perangkat daerah, camat, lurah, kepala pekon, pelaku usaha, hingga elemen masyarakat lainnya. (rls/Arj)

Berita Terkait

Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan
Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan
Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:25 WIB

KMP Batumandi Terbakar, Aprozi Alam Desak Kemenhub Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran

Berita Terbaru