Tampung Keluhan Petani, Komisi II DPRD Lamteng Jaring Asmara

Redaksi

Selasa, 13 November 2018 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku.com): Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) gelar kegiatan jaring aspirasi masyarakat (Asmara) di Kampung Nambah Dadi Kecamatan Terbanggi Besar, Lamteng. Kegiatan ini dihadiri anggota Komisi II DPRD Lamteng Fraksi PDIP,Sumarsono.

Ditempat itu, Sumarsono menyerap aspirasi dari para petani, salah satunya Roy Simbolon. Pria berdarah batak ini mengeluhkan masalah pupuk, kekurangan air dan juga keamanan.

Menurut Roy, selama ini apabila masuk musim tanam dirinya kerap kesuliatan air, dan juga pupuk.\”Yang kami keluhkan adalah saat musim tanam tiba ada irigasi tetapi tidak pernah ada air nya tepat pada waktu nya karena kira bertani padi air nya harus tepat waktu jadi saat kita panen tidak sesuai dengan harapan, sulit mendapatkan pupuk, saat ini keamanan masyarakat yang kurang serta kondisi jalan kita yang banyak rusak,” ucap Simbolon

Baca Juga  Sambut Akhir Pekan dengan "Friday Sundown" di Amuse Poolbar & Restaurant Radisson Lampung Kedaton

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi keluhan itu Sumarsono mengatakan, masalah itu sudah ada di benaknya dan juga pihaknya telah sering kali memperjuangkan nya namun ia mengaku sampai saat ini belum semua dapat teratasi.

”Banyak keluhan dari petani disini, seperti yang pak Simbolon tadi katakan bahwa air sulit itu karena kondisi bendungan di WS 0 yang harus segera di perbaiki dan merupakan kewenangan pemerintah provinsi dan pusat, itu setiap tahun selalu kita usulkan tapi belum ada realisasinya.Terkait jalan dari Bandar jaya sampai di Nambah Dadi itu adalah jalan Provinsi yang terus kita usulkan juga, mengenai pupuk bersubsidi yang hanya di berikan oleh pemerintah hanya 40 % dan di ganti dengan pupuk pet organik untuk itulah saya membagikan pupuk organik gratis dan mulai tahun depan kita akan ajarkan kepada petani cara membuat pupuk Cair organik tersebut,” ujarnya.

Baca Juga  Sambut Akhir Pekan dengan "Friday Sundown" di Amuse Poolbar & Restaurant Radisson Lampung Kedaton

Kedepan kata Sumarsono menambahkan, semua usulan yang disampaikan akan dibahas ditingkat forum di DPRD sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat dapat terwujud.

”Semua usulan dari petani ini akan saya sampaikan melalui rapat Komisi, rapat paripurna , maupun hearing sehingga kesejahteraan petani dapat terwujud”, pungkas nya politisi PDI Perjuangan ini.(adv)

Berita Terkait

Sambut Akhir Pekan dengan “Friday Sundown” di Amuse Poolbar & Restaurant Radisson Lampung Kedaton
Pengembangan OTT, KPK Bakal Periksa Kepala Satker Lain di Lamteng
Reses Hari Terakhir, Munir Salurkan PIP di Rumbia dan Kota Gajah
Reses Hari ke-5, Munir Abdul Haris Tegaskan Komitmen Bangun Desa
Hari Kedua Reses, Munir Bantu Siswa Kurang Mampu di Lamteng
Munir Serap Aspirasi Warga Anak Tuha
Surajaya Minta Generasi Penerus Bangsa Wajib Jaga Pancasila
Plt. Sekretaris DPRD Lampung Barat Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-80

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB