SPO 2020 Beban Baru Bagi Disdukcapil

Redaksi

Senin, 17 Februari 2020 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Dengan akan dilakukannya launching sensus penduduk dengan sistem online oleh Badan Pusat Statistik (BPS), bakal menambah beban baru bagi pihak pemkab setempat. Lantaran akibat program tersebut pihak Disdukcapil harus dan wajib menyiapkan blanko tambahan untuk pembuatan KTP maupun AKTE.

\”Launcing hari ini, hal yang baik langkah konkret BPS di dalam pembenahan seluruh data yang ada. Tujannya untuk merangsang masyarakat aktif untuk menyensus data kependudukanya, jika ada perubahan data bisa diubah sendiri. Namun, dampaknya setelah adanya perubahan data, mereka butuh fisiknya, nah ini tugas Capil sudah siap belum untuk blankonya, apa lagi jumlah penduduk kita saat ini semakin banyak,\” kata Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona saat memberikan arahan pada sosialisasi Simulasi Pengisian Sensus Penduduk Online (SPO), Tahun 2020 di aula Pemkab setempat, Senin (17/2).

Baca Juga  Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Untuk itu pihaknya dalam hal ini
akan mencoba untuk memaksimalkan segala keterbatasan yang ada di Kabupaten Pesawaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kita mencoba untuk memaksimalkan segala keterbatasan yang ada, kita cukup tahu bukan hanya di Pesawaran, hampir di seluruh Indonesia, masih banyak di beberapa daerah yang kekurangan blanko terkait tentang pencetakan e-KTP,\” ungkapnya.

Diuatarakan Dendi, bersangkutan dengan sosialisasi kependudukan ini tentunya akan ada sensus dan ada revisi data, dampaknya adalah perubahan administrasi maupun data yang ada di Capil.

Baca Juga  Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga

\”Maka dari pada itu pasca dari SP2020 ini Capil harus siap untuk menanggulangi hal terkait perubahan-perubahan data penduduk, salah satunya adalah blanko KK. Kita tahu tadi kalau blanko KK Capil menjamin cukup tapi yang di khawatirkan blanko untuk e-KTP, karena kiriman dari Pemerintah Pusat itu tidak sesuai dengan kebutuhan yang ada di daerah,\” ucapnya.

Maka untuk mencukupi kebutuhan blanko tersebut lanjut Dendi, pihak pemerintah telah melakukah langkah dengan mencoba membeli blanko sendiri.

\”Kemarin kita coba untuk menganggarkan dengan membeli blanko sendiri, akan tetapi beli blankonya tidak sembarangan, harus melalui departemen tidak bisa pengadaan sendiri, maka dari itu ada skema hibah Kemendagri dan itu belum terealisasi karena Kemendagri belum pernah mendapatkan dana hibah dari daerah untuk membeli blanko, saya belum tahu skema selanjutnya seperti apa,\” urai Dendi.

Baca Juga  Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Hal ini menurut Dendi karena jawabannya selama ini belum pernah ada daerah yang memberikan anggaran ke kementrian untuk mengembalikan dalam bentuk blanko kepada daerah tersebut, maka hingga hari ini pihaknya belum bisa menjawab karena jawaban itu ada di Dirjen Capil.

\”Maka terkait hal ini saya sudah tekankan untuk suksesi sensus online di 2020 dan pemenuhan Indonesia satu data penduduk kami minta tambahan blanko,\” mintanya. (Soheh)

Berita Terkait

Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup
Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB