oleh

PNM Mekaar Lampung Berhasil Ciptakan Wirausahawan Baru

Bandarlampung (Netizenku.com): Menteri BUMN Erick Tohir mengapresiasi Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar Lampung yang telah memberdayakan ibu rumah tangga menjadi wirausahawan baru (enterpreneur).

“PNM ini dapat menciptakan jutaan ibu entrepreneur atau usahawan di seluruh Indonesia termasuk di Lampung dan ini sangat diapresiasi oleh Menteri BUMN,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, melalui pernyataan pers yang diterima Netizenku di, Bandarlampung, Jumat (10/9).

Sinulingga menuturkan dengan modal pinjaman awal PNM Mekaar Rp2 juta, saat ini, banyak ibu rumah tangga yang dapat mengelola usaha dan mendapatkan keuntungan yang berlipat.

Baca Juga  Mulai 12 April Penumpang Tidak Pakai Masker Dilarang Naik Kereta Api

“Dengan memanfaatkan dan memaksimalkan kehadiran dan akses permodalan yang disediakan oleh salah satu perusahaan BUMN tersebut, banyak ibu rumah tangga yang dapat aktif serta produktif,” kata dia.

Menurut Sinulingga, perkembangan nasabah PNM di Lampung pun cukup baik, salah satu contohnya terlihat di Kabupaten Lampung Selatan, sebanyak 83.796 nasabah tergabung dalam 4.337 kelompok.

Baca Juga  Pakai Smartfren GOKIL MAX Terbaru, Nikmati Kuota Data Terbesar dan Harga Paling Gokil di Indonesia

Dalam keterangan persnya, Sinulingga menyampaikan kisah sukses dari ketua nasabah PNM Mekaar Abdurahman Pusat di Bandarlampung, Mirawati, yang mampu memimpin 24 ibu usahawan baru untuk memulai usahanya.

Usaha yang dijalani pun beragam mulai dari usaha kuliner hingga menjual kebutuhan pokok sehari-hari.

“Awal mula usaha ini berasal dari toko kelontong kecil bermodal Rp2 juta yang dipinjam dari PNM, dan kini di tahun keempat telah meningkat modalnya hingga Rp7 juta,” kata Mirawati.

Baca Juga  Lampung Tengah Alokasikan Lahan 53 Hektare untuk Program Pengembangan Cabai

Dia mengatakan dirinya ikut aktif mendorong 24 ibu rumah tangga yang ada di lokasi sekitar rumahnya untuk mulai menjadi wirausaha.

“Tidak mudah untuk meyakinkan rekan-rekan berani mengambil modal dari PNM. Namun nyatanya melalui modal usaha dan pendampingan dari PNM, usaha rekan-rekan kini perlahan mulai berkembang,” ujar dia. (Josua)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *