oleh

Pesawaran Batasi Pengunjung Tempat Wisata

Pesawaran (Netizenku.com): Guna mengantisipasi penularan Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayah Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Kabupaten setempat mengeluarkan surat edaran yang ditandatangani Bupati Dendi Ramadhona agar seluruh siswa sekolah tanpa terkecuali bisa melakukan kegiatan belajar di rumah dengan menggunakan informasi teknologi selama 12 hari terhitung dari tanggal 17 hingga 28 Maret.

\”Ini kita lakukan sesuai dengan instruksi presiden, untuk sekolah, belajar, bekerja dan beribadah sebaiknya di rumah. Tapi di wilayah Pesawaran, kita akan coba dulu untuk anak sekolah supaya bisa belajar di rumah tidak libur tapi belajar di rumah, kalau untuk pegawai belum, nanti akan kita lihat dulu,\” kata sekda, Kusuma Dewangsa usai menggelar rapat dalam rangka tindak lanjut percepatan penanganan dan antisipasi penyebaran Virus Corona, di Ruang Rapat Pahawang, Senin (16/3).

Baca Juga  Lewat Parade Budaya Andan Jejama, Pesawaran Kenalkan Adat Lampung

Selain meliburkan siswa sekolah, lanjut Sekda, pihak pemerintah juga akan membatasi jumlah pengunjung di tempat-tempat wisata yang ada. Hal ini dilakukan untuk mempersempit penyebaran virus corona tersebut.

\”Untuk pariwisata, supaya memperkecil penyebarannya, akses-akses tepat pariwisata akan kita batasi tapi tidak kita tutup, kita hanya membatasi jumlah pengunjung terutama untuk tempat-tempat keramaian dan terbuka, contoh hari ini seharusnya kita nonton bersama terpaksa kita tunda dulu,\” ucapnya.

Dirinya memastikan meskipun ada puluhan masyarakat Pesawaran yang saat ini masih dalam status pemantauan, namum dipastikan warga masyarakat Pesawaran belum ada yang terkena virus tersebut.

Baca Juga  Tak Terlihat Bersama, Dermawan Jilid II Kandas?

\”Saya pastikan bahwa di Kabupaten Pesawaran ini termasuk Lampung belum ada yang terkena virus tersebut, mengenai informasi yang dulu pernah masuk dan direkom ke rumah sakit itu kena bronhitis atau paru-paru basah bukan corona. Memang di Pesawaran ini ada 146 orang baru pulang dari luar negeri baik yang pulang umroh, jalan -jalan, TKW dan Berobat dari mereka ini harus dipantau selama 14 hari kalau sehat berarti aman. Ada 56 orang yang masih dipantau dan dinyatakan aman, sisanya masih dalam pamantauan, jadi supaya tidak salah paham di Pesawaran ini belum ada yang terkena virus tersebut,\” tegas Sekda.

Baca Juga  Jadikan Teknologi Informasi untuk Lebih Aktif dan Produktif

Lebih lanjut Sekda menjelaskan Untuk di wilayah Pesawaran saat ini masih berstatus siaga dan sebaiknya tidak panik.

\”Untuk Pesawaran saat ini masih tingkat siaga artinya walaupun belum ada yang terkena virus tersebut, tetapi kita tetap siap siaga dan waspada terhadap penyakit ini, pesan saya kepada masyarakat tidak perlu panik tetap jaga kondusivitas, ikuti instruksi pemerintah daerah, karena bupati sudah memberikan surat edaran tentang bagai mana menjaga kebersihan baik lingkungan dan diri sendiri. Yang lebih penting marilah untuk semua agama kita bersama-sama untuk berdoa supaya menolak virus ini tidak masuk ke Pesawaran,\” pungkasnya. (Soheh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *