Pesawaran Batasi Pengunjung Tempat Wisata

Redaksi

Senin, 16 Maret 2020 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Guna mengantisipasi penularan Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayah Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Kabupaten setempat mengeluarkan surat edaran yang ditandatangani Bupati Dendi Ramadhona agar seluruh siswa sekolah tanpa terkecuali bisa melakukan kegiatan belajar di rumah dengan menggunakan informasi teknologi selama 12 hari terhitung dari tanggal 17 hingga 28 Maret.

\”Ini kita lakukan sesuai dengan instruksi presiden, untuk sekolah, belajar, bekerja dan beribadah sebaiknya di rumah. Tapi di wilayah Pesawaran, kita akan coba dulu untuk anak sekolah supaya bisa belajar di rumah tidak libur tapi belajar di rumah, kalau untuk pegawai belum, nanti akan kita lihat dulu,\” kata sekda, Kusuma Dewangsa usai menggelar rapat dalam rangka tindak lanjut percepatan penanganan dan antisipasi penyebaran Virus Corona, di Ruang Rapat Pahawang, Senin (16/3).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Selain meliburkan siswa sekolah, lanjut Sekda, pihak pemerintah juga akan membatasi jumlah pengunjung di tempat-tempat wisata yang ada. Hal ini dilakukan untuk mempersempit penyebaran virus corona tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Untuk pariwisata, supaya memperkecil penyebarannya, akses-akses tepat pariwisata akan kita batasi tapi tidak kita tutup, kita hanya membatasi jumlah pengunjung terutama untuk tempat-tempat keramaian dan terbuka, contoh hari ini seharusnya kita nonton bersama terpaksa kita tunda dulu,\” ucapnya.

Dirinya memastikan meskipun ada puluhan masyarakat Pesawaran yang saat ini masih dalam status pemantauan, namum dipastikan warga masyarakat Pesawaran belum ada yang terkena virus tersebut.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

\”Saya pastikan bahwa di Kabupaten Pesawaran ini termasuk Lampung belum ada yang terkena virus tersebut, mengenai informasi yang dulu pernah masuk dan direkom ke rumah sakit itu kena bronhitis atau paru-paru basah bukan corona. Memang di Pesawaran ini ada 146 orang baru pulang dari luar negeri baik yang pulang umroh, jalan -jalan, TKW dan Berobat dari mereka ini harus dipantau selama 14 hari kalau sehat berarti aman. Ada 56 orang yang masih dipantau dan dinyatakan aman, sisanya masih dalam pamantauan, jadi supaya tidak salah paham di Pesawaran ini belum ada yang terkena virus tersebut,\” tegas Sekda.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Lebih lanjut Sekda menjelaskan Untuk di wilayah Pesawaran saat ini masih berstatus siaga dan sebaiknya tidak panik.

\”Untuk Pesawaran saat ini masih tingkat siaga artinya walaupun belum ada yang terkena virus tersebut, tetapi kita tetap siap siaga dan waspada terhadap penyakit ini, pesan saya kepada masyarakat tidak perlu panik tetap jaga kondusivitas, ikuti instruksi pemerintah daerah, karena bupati sudah memberikan surat edaran tentang bagai mana menjaga kebersihan baik lingkungan dan diri sendiri. Yang lebih penting marilah untuk semua agama kita bersama-sama untuk berdoa supaya menolak virus ini tidak masuk ke Pesawaran,\” pungkasnya. (Soheh)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Minggu, 4 Okt 2026 - 21:07 WIB