Pemprov Lakukan Penanaman 1.000 Pohon

Redaksi

Jumat, 17 Februari 2023 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melakukan penanaman tanaman buah secara serentak untuk mengedukasi pelestarian tanaman buah di daerahnya.

“Kegiatan penanaman 1.000 pohon ini dilakukan serentak secara nasional dan bertujuan untuk mewujudkan Indonesia Hijau,” ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi, di Bandarlampung, Rabu (2/2).

Ia mengatakan untuk di Lampung kegiatan penanaman pohon dilaksanakan dengan melakukan penanaman bibit buah-buahan sebanyak 125 batang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penanaman bibit buah-buahan sebanyak 125 batang tersebut terdiri dari bibit alpukat varietas siger mas dan hijau panjang sebanyak 25 pohon, durian varietas otong sebanyak 24 batang, jeruk varietas trigas sebanyak 25 batang dan kelengkeng varietas keteki dan pingpong sebanyak 51 batang,” katanya.

Dia melanjutkan dengan adanya penanaman pohon tersebut diharapkan instansi pemerintah dapat berperan dalam mengembangkan dan melestarikan tanaman buah dan beragam tanaman lainnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG

“Selain mengembangkan, melestarikan tanaman buah, diharapkan dapat memberikan bantuan berupa memberi pelayanan serta edukasi kepada masyarakat, guna meningkatkan kesadaran mereka untuk menanam pohon terutama tanaman buah,” ucap dia.

Menurut dia diharapkan penanaman bibit buah tersebut dapat membantu melestarikan lingkungan terutama yang ada di sekitar lokasi Kebun PKK Agropark Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang.

“Diharapkan ini juga dapat membantu Gapoktan ataupun Poktan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandarlampung, dan dapat meluas ke daerah lain,” ujar dia.

Baca Juga  Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Tanggapan serupa juga dikatakan oleh Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Lampung Jekvy Hendra.

“Lampung termasuk di dalam empat provinsi terluas dan terbesar dalam penanaman tanaman pangan, dan produktivitas pertanian. Diharapkan dengan adanya kegiatan penanaman tanaman buah dapat meningkatkan produktivitas,” kata dia.

Dia mengatakan dengan adanya edukasi melakukan tanam pohon kepada masyarakat juga dapat membantu kembali menjaga kelestarian lingkungan. (Dea)

Berita Terkait

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas
RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi
Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran
Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak
Gubernur Mirza Buka Road to Give 2026 di Pesawaran, Dorong Semangat Berbagi
Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan
Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian
Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB