Pemkab Tubaba Bangun Ikon Baru di Kota Budaya Uluan Nughik 

Arie

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menghadirkan ikon baru kawasan Kota Budaya Uluan Nughik melalui Plaza Tugu Suhunan Ria. Ruang terbuka hijau bernilai seni dan filosofi lingkungan ini menjadi simbol ajakan menjaga kelestarian alam sekaligus destinasi wisata urban bagi masyarakat.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Tugu tersebut rampung dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Tubaba melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada 12 September 2025. Pembangunan Plaza Ruang Terbuka Hijau Tahap II ini dikerjakan CV Zafira menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tubaba Tahun 2025 dengan nilai kontrak Rp1,310 miliar.

Plaza Tugu Suhunan Ria berlokasi di ruas jalan Provinsi Pasar Panaragan Jaya–Gedung Ratu/Gunung Katun, tepatnya di pertigaan antara Tiyuh Panaragan Jaya Utama menuju Uluan Nughik dan Gedung Ratu/Gunung Katun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suhunan Ria diabadikan dalam sebuah patung bertajuk Tarian Cinta yang merepresentasikan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Patung ini menjadi penanda kawasan sekaligus pengingat pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam pembangunan daerah.

Baca Juga  Disdikbud Tubaba Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah

Secara filosofis, Suhunan Ria dimaknai sebagai sosok ecofeminisme dalam filsafat lingkungan, yang memandang adanya keterkaitan antara penindasan terhadap perempuan dan eksploitasi alam. Melalui simbol tersebut, Suhunan Ria menyerukan pendekatan biocentris, yakni cara pandang yang lebih adil, manusiawi, dan protektif terhadap lingkungan dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Kepala Dinas PUPR Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, MT, mengatakan patung Suhunan Ria didesain secara abstrak dengan wujud perempuan yang sedang menari, memancarkan keanggunan dan kelembutan layaknya seorang dewi.

“Gerak tari tersebut melambangkan peran perempuan sebagai penjaga kehidupan, sebagaimana seorang ibu merawat anaknya, sekaligus menjadi simbol awal kehidupan dan masa depan,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).

Patung yang desainnya digagas oleh mantan Bupati Tubaba periode 2017–2022, Ir. Umar Ahmad, itu ditempatkan di ujung Kawasan Kota Budaya Uluan Nughik. Kawasan tersebut dirancang sebagai kota dengan prinsip planologi modern yang mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga  Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik

“Kota Budaya Uluan Nughik dibangun dengan standar internasional, baik dari sisi dimensi maupun tata guna lahan. Kawasan ini dirancang untuk mendukung kualitas hidup masyarakat Tulang Bawang Barat,” kata Iwan.

Ia menjelaskan, masyarakat Tubaba menjalani kehidupan dengan konsep Harmoni Kosmis, yakni keselarasan antara mikrokosmos (manusia) dan makrokosmos (alam semesta). Keseimbangan ini diyakini mampu mewujudkan habitat dan ekosistem yang ideal.

Dalam konteks tersebut, Iwan menyebut gagasan Umar Ahmad tentang makna “Tubaba” yang tidak sekadar akronim Tulang Bawang Barat, melainkan sebuah gerakan dan sikap kolektif masyarakat dalam membangun kondisi ideal daerah.

“Untuk pulang ke masa depan, kita perlu ‘ber-Tubaba’, yakni bekerja sama dan bergerak kolektif demi mewujudkan Tubaba yang ideal,” ujarnya.

Baca Juga  TP-PKK Tubaba Perkuat Pemberdayaan Keluarga, Program Unggulan Jadi Rujukan Kabupaten OKI

Sementara itu, Plaza Tugu Suhunan Ria disebut sebagai salah satu ruang terbuka hijau strategis di Tubaba yang berada di kawasan Kota Budaya Uluan Nughik.

“Plaza ini tidak hanya menjadi monumen visi kemandirian sosial dan budaya Tubaba, tetapi juga berfungsi sebagai ruang terbuka hijau yang mendukung harmoni kosmis,” ungkap Iwan.

Plaza tersebut dilengkapi lanskap pepohonan bernilai ekologis tinggi, di antaranya pohon asem kandis yang kini tergolong langka serta pohon pinus yang berfungsi menghasilkan oksigen dan menyerap karbon dioksida.

Ia berharap kehadiran Plaza Tugu Suhunan Ria dapat menjadi ruang publik yang bermanfaat, memperkuat semangat pelestarian alam, sekaligus menjadi referensi arsitektur dan tata kota di Lampung maupun Indonesia.

“Selain sebagai ruang edukasi lingkungan, plaza ini juga dirancang agar nyaman, estetik, dan menarik untuk dikunjungi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik
Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan
Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita
Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba
Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:43 WIB

Reses Ungkap Keluhan Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu

Selasa, 8 September 2026 - 19:27 WIB

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 September 2026 - 18:06 WIB

Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung

Selasa, 8 September 2026 - 13:16 WIB

Ismet Roni Desak Pertamina Pastikan Pasokan Solar di Lampung, Antrean SPBU Masih Mengular

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

BPK Periksa Pemprov Lampung, Lima Aspek Jadi Fokus Semester II 2026

Senin, 7 September 2026 - 16:02 WIB

Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 14:59 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Meluas, Komisi II DPRD Lampung Minta Mitigasi Diperkuat

Senin, 7 September 2026 - 13:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 167 | Rabu, 9 September 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 02:29 WIB

Lampung

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:27 WIB