oleh

Pembagian Alsintan Sudin Kesal, Anggota Fraksi Pada Absen

Pesawaran (Netizenku.com):
Ketua komisi IV DPR-RI dari PDIP, Sudin, tampak kesal, lantaran saat penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dan pemberian bibit ikan tahun 2020 bersama Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, di Lapangan Sepak Bola Desa Purworejo Kecamatan Negeri Katon, tak satu pun anggota fraksi dari partai bermoncong putih itu yang hadir.

Ini menjadi pertanyaan publik ada apa gerangan. \”Yang jelas saya sudah mengundang melalui DPC PDIP, tapi katanya ketua DPC-nya sibuk anggota fraksinya juga sibuk. Ya mau gimana, itu tidak bisa dipaksakan yang penting sudah kita undang,\” kata Sudin, usai memberikan bantuan Alsintan dan bibit ikan, Rabu (11/3).

Dirinya membandingkan dengan kabupaten lain. Meski pun tidak diundang secara resmi, jika ada acara semacam ini seluruh fraksi yang ada antusias ikut menghadiri. \”Malah kalau biasanya itu untuk kabupaten lain tidak pakai surat resmi pun mereka datang. Cukup pakai WA mereka hadir. Ini di Pesawaran pakai surat undangan resmi malah gak ada yang datang. Tapi kita gak perlu kecewa, karena itu hak mereka. Karena mereka pikir gak butuh ketua DPD, nanti kita lihat saja,\” ucapnya.

Baca Juga  Polres Pesawaran Sita Ekstasi dan Literan Miras Oplosan

Terkait hal ini, pihaknya berpesan kepada masyarakat agar dapat memberikan hukuman dengan tidak memilih lagi wakil rakyat semacam ini. \”Dan saya katakan mereka ini harus diberi hukuman jangan dipilih lagi. Saya saja jika dibilang sibuk ya sibuk. Saya ini harus keliling Indonesia, saya juga mengurus pekerjaan pribadi tapi waktunya harus ketemu rakyat ya ketemu yakyat dong. Orang diundang saja ga mau datang apalagi mengurus aspirasinya,\” tambahnya.

\”Saya disemua tempat di semua kabupaten hampir semua ketua partai maupun ketua praksi dampingi saya,\” tambahnya.

Lebih lanjut Sudin mengutarakan, tujuan para fraksi untuk hadir diacara tersebut tidak lain adalah untuk menampung semua aspirasi masyarakat yang membutuhkan bantuan. \”Tugas fraksi membantu mereka, nanti kalau ada rakyatnya tidak bisa membuat proposal ya dibantu sama anggota dewannya, kan gitu. Ini gimana mau diminta tolong buat proposal hadir juga enggak,\” pungkasnya.

Baca Juga  Kapolres Pesawaran Beri Siraman Rohani ke 36 Napi

Maka, terkait hal ini pihaknya akan segera berkoordinasi dengan wakil ketua 1 bidang kehormatan DPD PDIP provinsi untuk memberikan langkah dan sanksi apa yang bakal diberikan terhadap praksi yang sengaja tidak hadir diacara tersebut.

\”Terkait hal ini, kita akan koordinasikan ke bidang kehormatan, Marzuki beliau yang nanti menindak lanjutinya,\” ucapnya.

Terkait hal itu, S. Marzuki, Wakil Ketua 1 bidang kehormatan DPD PDIP provinsi, akan segera menindaklanjutinya dengan pemanggilan mereka yang tidak hadir untuk dimintai klarifikasi.

\”Jadi apa yang disampaikan oleh ketua DPD PDIP tadi tentang ketidakhadiran anggota fraksi pada acara ini, nanti akan ditindak lanjuti dengan memanggil mereka yang tidak hadir. Tentunya nanti akan kita klarfiikasi apa permasalahannya dan tentunya setelah kita klarifikasi nanti kita akan ambil tindakan. Jika mereka sengaja tidak hadir tanpa memberikan alasan kita akan berikan sanksi administrasi paling berat ya mungkin kita PAW,\” tegasnya.

Baca Juga  Brigif 4 Mar/BS Piabung Normalisasi Sungai Cegah Banjir

Tapi, semua  melalui proses. Ada tahapan dan prosedur yang harus dilalui.

Sementara itu dalam kesempatan tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi IV DPR RI yang telah banyak membantu menyelesaikan persoalan bidang pertanian di Kabupaten Pesawaran.

\”Dilihat dari letak strategis, kita ini dikenal dengan daerah yang melimpah air, tapi masih ada masyarakat kita yang kesulitan air, maka dari itu, dengan adanya bantuan untuk pembangunan embung kita ucapkan terima kasih kepada Pak Sudin,\” ucapnya.

Dendi, mengatakan, pemerintah daerah dengan segala keterbatasannya, cukup sulit untuk menyelesaikan persoalan yang ada ditengah masyarakat tanpa adanya bantuan pemerintah pusat. \”Kami selaku pemerintah daerah tidak bisa ambil kebijakan yang strategis tanpa adanya dukungan dan bantuan dari pemerintah pusat. Harapannya, kalaupun saat ini masih ada usulan yang belum terakomodir, kedepannya bisa direalisasikan secara bertahap,\” ucapnya. (Soheh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *