oleh

Normalisasi Sungai, Enam Kecamatan Ini Tetap Langganan Banjir

Pesawaran (Netizenku.com): Meski Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut. Namun, masyarakat yang tinggal di wilayah langganan banjir merasa kurang puas atas kerja pemerintah.

Hal ini lantaran banjir tetap kembali ketika musim hujan tiba. Normalisasi sungai di sejumlah titik aliran sungai yang selalu menjadi langganan banjir sudah dilakukan, namun hal itu tidak membuahkan hasil.

Seperti di Kecamatan Punduh Pedada, Padang Cermin, Waylima, Negeri Katon, Gedongtataan dan Tegineneng, enam kecamatan ini selalu menjadi langganan banjir.

Baca Juga  Dendi Minta Dipilih Tapi tak Punya Hak Pilih di Pesawaran

\”Yang jelas untuk penanganan banjir di Pesawaran ini saya nilai gagal. Kenapa saya bilang gagal lihat saja meskipun sudah dilakukan pengerukan di sejumlah sungai yang ada, banjir tetap saja terjadi,\” ucap Nurul salah satu warga Kecamatan Waylima.

Diutarakan Nurul, normalisai sungai yang dilakukan pihak Pemkab tersebut terlihat tidak maksimal.

\”Saya lihat normalisai sungai yang dilakukan itu cuma ala kadar, yang penting kesannya seolah-olah ada penindakan saja dari pihak pemkab,\” ujar Nurul, ketus.

Baca Juga  Pelayanan Publik Baik, Tingkat Korupsi Pasti Rendah

Dicontohkannya, seperti di tempatnya tinggal, Desa Batu Raja Kecamatan Waylima, di setiap musim penghujan datang, desanya pasti dilanda banjir padahal upaya pemerintah tak kurang dalam berupaya terus melakukan penanganan bencana banjir tersebut.

\”Seperti penanggulan,normalisasi, bahkan penyodetan sungai pun juga telah dilakukan. Namun, bencana banjir tetap saja kami rasakan dari tahun-ketahun bahkan sudah dua kali ganti bupati juga masih juga banjir,\” ucapnya.

Baca Juga  Polres Pesawaran Selenggarakan Operasi Cempaka Krakatau 2019

Pihaknya berharap terkait bencana banjir ini kepada pemerintah agar lebih serius dan maksimal lagi di dalam penanganannya.

\”Kalau tempat kami ini jika tidak dilakukan pengerukan secara maksimal percuma pasti banjir lagi. Maka untuk itu kita berharap kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan ke depan jangan berbicara progam ini program itu dulu, pikirkan bagaimana caranya Pesawaran ini tidak banjir lagi, itu dulu,\” harapnya. (Soheh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *