Mosi Tidak Percaya Ketua DPRD Tubaba Berimbas Batalnya Rapat Paripurna

Redaksi

Kamis, 28 Juli 2022 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Mosi tidak percaya sejumlah anggota DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba) kepada Ketua DPRD masih berlanjut. Hari ini, Kamis (28/7) Rapat Paripurna Penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Tubaba tahun anggaran 2023 batal digelar dan ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penundaan tersebut lantaran para anggota DPRD Tubaba yang hadir dalam ruang rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Ponco Nugroho hanya berjumlah 13 orang dari 30 anggota DPRD Tubaba sehingga tidak kuorum. Padahal, sebelum paripurna digelar sejumlah anggota dewan yakni Yantoni, Arya Saputra, Redi Setiawan, Sudirwan, Sobri, Eka Setiawati, Roni, dan Novi Linda sempat terlihat di gedung DPRD.

Rapat paripurna yang dijadwalkan digelar pukul 10.00 WIB molor hingga pukul 12.00 WIB. Bahkan, rapat tersebut sempat diskor hingga dua kali. Lantaran jumlah anggota dewan dalam ruang paripurna tidak bertambah maka rapat paripurna ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan sampai dijadwalkan kembali oleh Badan Musyawarah.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Percepat Program Pembangunan Semester II 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rapat paripurna ditunda sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan, atau sampai dengan dirapatkan dan dijadwalkan kembali oleh Badan Musyawarah,” ungkap Ponco Nugroho saat memimpin rapat.

Dilain pihak, Ketua Fraksi Gerindra Yantoni mengungkapkan kepada wartawan bahwa para anggota dewan tidak akan hadir dalam rapat paripurna selama rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ponco Nugroho.

“Tadi kami hadir di gedung dewan, karena Ponco memaksakan kehendak memimpin rapat, dan kami komitmen dengan mosi tidak percaya dengan kinerjanya, maka kami tidak hadir dalam rapat paripurna,” ungkap Yantoni melalui sambungan ponselnya.

Menurutnya tidak kuorumnya rapat paripurna tersebut bukan sepenuhnya kesalahan anggota DPRD yang tidak menghadiri rapat, tapi karena Ponco Nugroho memaksakan kehendak.

“Kami siap hadir jika rapat dipimpin oleh unsur pimpinan lain, Ponco jangan paksakan kehendak berikan kepada pimpinan yang lain,” tukasnya.

Menanggapi pernyataan sejumlah anggota dewan yang mengaitkan tidak kuorumnya rapat lantaran mosi tidak percaya, Ketua DPRD Tubaba Ponco Nugroho mengatakan terkait kuorum dan tidak kuorum rapat paripurna kemungkinan ini dinamika politik. Artinya DPRD masih mempunyai waktu untuk membahas KUA-PPAS APBD tahun 2023 pada waktu mendatang.

Baca Juga  Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Para anggota DPRD yang tidak hadir dalam rapat paripurna, lanjut dia, pasti mempunyai alasan. Jika dikaitkan dengan rapat yang langsung dipimpinnya, pihaknya juga mempunyai tugas dan fungsi yang harus dijalankan.

“Kami melaksanakan tugas dan fungsi saya, dan kita masing-masing anggota dewan punya hak. Kawan mau bicara apa, tapi fungsi dan tugas saya sebagai Ketua DPRD,” kata Ponco.

Keluar dari ruang rapat paripurna, Penjabat Bupati Tubaba Dr Zaidirina dikonfirmasi terkait tanggapan tidak kuorumnya rapat lantaran mosi tidak percaya, pihaknya melihat tidak seperti itu. Sementara, soal pembahasan KUA-PPAS APBD Tubaba tahun 2023 tertunda hari ini, dinilainya pembahasan tersebut masih mempunyai waktu yang panjang dan belum mendesak.

“Pembahasan KUA-PPAS APBD 2023 masih punya waktu yang panjang dan belum mendesak,” kata dia.

Baca Juga  Tubaba dan Universitas Muhammadiyah Jakarta Bahas Kolaborasi Penguatan SDM dan Ketahanan Pangan

Soal ketidak hadiran sejumlah anggota DPRD sehingga tidak kuorum, Zairidina mengatakan tujuan paling penting itu apa, pasti untuk pembangunan di Tubaba, pemulihan ekonomi pasca Pandemi, dan untuk kemaslahatan masyarakat.

“Jadi kami harapkan kepada para anggota dewan berpikirnya kesitu, bahwa ini kewajiban kita, ini tugas kita yang harus kita laksanakan,” harap Zaidirina.

Soal mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD, kata dia, secara formal pihaknya tidak ada kewenangannya karena ini masalah internal dewan, akan tetapi secara non formal pihaknya akan berupaya bagaimana mengupayakan duduk bersama menyelesaikan persoalan ini.

“Tetapi yang paling penting itu, kita kembali ke tujuan awal bahwa kita menunaikan kewajiban, kewajiban kepada masyarakat Kabupaten Tulangbawang Barat,” ujarnya.

Rapat paripurna tersebut selain dihadiri langsung Pj Bupati, juga dihadiri Waka I DPRD Busroni, Waka II S Joko Kuncoro, Kapolres Tubaba AKBP Sunhot P Silalahi, Sekdakab Tubaba Novriwan Jaya, unsur Forkopimda, kepala OPD, para camat, dan aparatur tiyuh melalui virtual zoom. (Arie/Leni)

Berita Terkait

Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan
Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita
Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba
Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden
Kapolres Tubaba Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Lampung Dorong Produk Desa Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Mirzani Dorong IWAPI Hilirisasi Pangan dan Digitalisasi Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Mikdar Ilyas Minta Bulog dan Dinas Terkait Bergerak Cepat Kendalikan Harga Beras

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Lampung Mulai Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Ketua PP PMKRI Temui Massa Pati Melawan Jelang Aksi 27 Agustus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Angkasa Pura Indonesia Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Yozi Rizal Soroti Lemahnya Perhatian Pemprov Lampung terhadap Dunia Sastra

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:55 WIB

203 Titik Hotspot Terdeteksi, Karang Taruna Desa Diminta Waspada Karhutla

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Dorong Produk Desa Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 27 Agu 2026 - 19:26 WIB

Tulang Bawang Barat

Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 27 Agu 2026 - 19:11 WIB