M Firsada Buka Peringatan HAN ke-40 Kabupaten Tubaba Tahun 2024

Leni Marlina

Senin, 29 Juli 2024 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M Firsada, membuka kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 Kabupaten Tubaba Tahun 2024, di Rumah Dinas Bupati, Panaragan, Senin (29/6/2024). (Arie/NK)

M Firsada, membuka kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 Kabupaten Tubaba Tahun 2024, di Rumah Dinas Bupati, Panaragan, Senin (29/6/2024). (Arie/NK)

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), M Firsada, membuka kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 Kabupaten Tubaba Tahun 2024, di Rumah Dinas Bupati, Panaragan, Senin (29/6/2024).

Dalam kesempatan itu Firsada menyampaikan, bahwa anak-anak adalah aset berharga bagi masa depan. Mereka merupakan generasi penerus yang perlu dilindungi, diberi perlindungan, dan pendidikan yang layak. Namun, kenyataannya masih banyak anak yang menjadi korban kekerasan, pekerja anak, perkawinan anak, dan stunting.

“Hal ini merupakan masalah yang serius yang harus kita selesaikan bersama-sama.
Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang tidak bisa ditoleransi. Setiap anak berhak tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang. Sebagai orang dewasa dan pemimpin, kita memiliki tanggung jawab untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan, baik itu fisik, psikologis, maupun seksual,” ujar Pj bupati.

Baca Juga  Transfer Turun, PAD Naik: Tubaba Rombak Proyeksi APBD Perubahan 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pekerja anak adalah masalah yang turut merenggut masa depan anak-anak. Anak-anak seharusnya berada di bangku sekolah, bukan di tempat kerja yang tidak sesuai dengan usia mereka.

“Melalui kebijakan yang bijaksana dan kerja sama lintas sektor, kita harus berusaha untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi semua anak demi mencegah pekerjaan anak.
Perkawinan anak juga merupakan bentuk kekerasan terhadap anak. Anak-anak seharusnya menikmati masa kecil mereka tanpa harus terburu-buru masuk ke dalam institusi pernikahan,” tambahnya.

Selain itu, stunting juga adalah masalah kesehatan yang serius yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Gizi yang cukup dan seimbang sangat penting bagi pertumbuhan optimal anak-anak. Kita harus bekerja sama dalam meningkatkan akses anak-anak terhadap gizi yang baik agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan tangguh.

Baca Juga  PAD Tubaba Tembus Rp27,22 Miliar, Baru 45,46 Persen dari Target 2026

“Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, saya berharap kita semua untuk bersatu tangan dalam melindungi anak-anak dari segala bentuk ancaman dan memberikan mereka lingkungan yang aman dan mendukung untuk berkembang. Kita perlu memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak, mendengarkan mereka, dan memberikan pendidikan yang berkualitas demi menciptakan masa depan yang lebih baik bagi mereka,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Tubaba, Hanita Farial Firsada, menjelaskan bahwa keluarga adalah pendidikan terpenting dan utama dalam tumbuh kembang anak. Sebelum mengharapkan anak tumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan ceria, tentunya kedua orang tua harus terlebih dahulu bisa menunjukkan kebahagiaan tersebut dalam keluarga.

Baca Juga  Tubaba Masih Nol Kasus PMK, Tapi Vaksinasi Ternak Baru Capai 30 Persen

“Mari kita sebagai orang tua, agar dapat meluangkan waktu untuk bermain serta memberikan pendidikan, terutama agama dan moral, sehingga anak dapat tumbuh dengan dilandaskan pondasi agama yang kokoh, sehingga mereka memahami arti hidup sehat, kebahagiaan sederhana dan kebiasaan-kebiasaan hidup yang baik. Dan Kepada anak-anakku ibu berpesan belajarlah yang giat gapai cita-citamu setinggi mungkin jadilah orang yang bermanfaat apapun itu profesi yang kalian pilih, hormati orang tuamu dan taatlah pada Tuhanmu, sayangi sesamamu,” pesannya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, dan beberapa Kepala OPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tubaba. (Leni/Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 16:03 WIB

Marindo Lantik Djohan Lius sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 15:36 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan PPID dan Pemanfaatan Media Sosial untuk Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru