Lampung Tunjukkan Ketangguhan: Inflasi Terkendali, Operasi Pasar Efektif, dan Kepemimpinan Kolaboratif

Ilwadi Perkasa

Rabu, 12 November 2025 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Kementerian Dalam Negeri menghadirkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti, di Kemendagri, Jakarta, Senin (11/11/2025). Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir dan dikuti secara virtual oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, jajaran Forkopimda Lampung, dan instansi terkait.

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Kementerian Dalam Negeri menghadirkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti, di Kemendagri, Jakarta, Senin (11/11/2025). Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir dan dikuti secara virtual oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, jajaran Forkopimda Lampung, dan instansi terkait.

Bandarlampung – Lampung kembali mencatat prestasi gemilang. Di tengah tekanan fiskal dan efisiensi anggaran yang membuat pelaksanaan operasi pasar tidak seintensif tahun-tahun sebelumnya, provinsi ini justru berhasil menjaga kestabilan harga dan mencatat inflasi terendah secara nasional pada Oktober 2025, yakni hanya sebesar 0,30 persen. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa efektivitas bukan hanya soal besarnya anggaran, tetapi juga tentang koordinasi yang solid, langkah yang tepat, dan kepemimpinan yang sigap di lapangan.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ini. “Alhamdulillah, operasi pasar masih berjalan. Tahun ini masih ada dua kali lagi menjelang Natal dan Tahun Baru. Secara teknis kegiatan dilakukan Disperindag, yang sudah menggelar puluhan titik operasi pasar di berbagai wilayah,” ujarnya optimis, Rabu, 12 November 2025.

Ia menambahkan, upaya menjaga harga tidak hanya mengandalkan satu instrumen. Pemerintah Provinsi Lampung bersama seluruh elemen bergerak melalui berbagai langkah konkret. Selain operasi pasar, terdapat Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPTH), serta Toko Pengendali Inflasi di kawasan Natar yang menjadi pusat kendali harga bahan pokok.

Baca Juga  Sasar Kesejahteraan Warga Sekitar TNWK dan TNBBS, Guru Besar Unila Dorong Optimalisasi Ekonomi Karbon di Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Intinya, semua bergerak. TPID, Disperindag, DKPTH, Bulog, dan bahkan TP PKK Provinsi Lampung ikut berperan aktif,” ujar Marindo.

Ia mencontohkan, peran Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang aktif mengkampanyekan ketahanan keluarga melalui gerakan menanam cabai dan sayuran di pekarangan rumah. Gerakan kecil itu, katanya, memberi efek besar bagi stabilitas harga di tingkat rumah tangga.

Bank Indonesia (BI) uga mensupport penuh melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Capaian Lampung mendapat apresiasi langsung dari Kementerian Dalam Negeri dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipimpin Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir dan dihadiri Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti.

Baca Juga  Bendungan Marga Tiga Belum Beroperasi, DPRD Lampung Soroti Peresmian Seremonial

Amalia menilai keberhasilan Lampung menjaga inflasi rendah tidak lepas dari konsistensi pemerintah daerah dalam mengendalikan harga pangan dan memastikan distribusi barang berjalan lancar.

Sementara itu, data BPS memperkuat optimisme tersebut. Inflasi nasional hingga Oktober 2025 masih terkendali di kisaran 2,5 ± 1 persen, namun beberapa provinsi lain mencatat tekanan harga lebih tinggi. Sumatera Barat 3,87 persen, Riau 3,85 persen, dan Aceh 3,58 persen.

Di antara 38 provinsi, Lampung menjadi daerah dengan inflasi terendah, hanya bersanding dengan Papua yang mengalami deflasi.

Bahkan sebelumnya, pada Agustus 2025, Lampung sempat mencatat deflasi bulanan sebesar -1,47 persen, menjadi yang terendah kedua secara nasional. Secara tahunan, inflasi Lampung hanya 1,05 persen (yoy), jauh di bawah rata-rata nasional 2,31 persen, sementara secara kumulatif bahkan membukukan deflasi -0,08 persen (ytd). Ini adalah tren langka di tengah tekanan harga global.

Baca Juga  Ekonomi Lampung dan Ilusi Stabilitas (Bagian 3in3)

Menurut Marindo, capaian ini merupakan hasil kerja bersama dan komitmen untuk terus hadir di lapangan, menjaga pasokan, dan mengawal distribusi barang.

“Keberhasilan ini bukan hanya milik pemerintah, tapi hasil gotong royong semua pihak. Kami optimistis, tren positif ini akan terus terjaga demi stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lampung,” tegasnya.

Dalam setiap rapat koordinasi, Marindo kerap menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebijakan ekonomi dan kepedulian sosial. Ia menyadari bahwa stabilitas harga tidak hanya soal angka, tetapi tentang rasa aman masyarakat ketika berbelanja di pasar tanpa khawatir harga melonjak.

Dengan inflasi terkendali, daya beli terjaga, dan semangat kolaborasi yang terus menguat, Lampung menutup tahun 2025 dengan catatan membanggakan sebagai daerah efisien yang tetap stabil.***

Berita Terkait

PKB Tetapkan Chusnunia sebagai Ketua DPW Lampung 2026–2031
Pemprov Lampung Siapkan PKN Tingkat II 2026
Kominfo dan PPPA Lampung Perkuat Sinergi PUSPAGA
DPRD Lampung Dukung Rencana Pabrik Rokok HS di Lampung Timur
HGU SGC Dicabut, Triga Lampung, Negara Harus Pastikan Tak Ada Kelebihan Lahan
Yozi Rizal Minta Pemerintah Pusat Transparan soal Pencabutan HGU Anak Usaha SGC di Lampung
Rokok Ilegal Marak, DPRD Lampung Dorong Penindakan Menyeluruh
Konflik Gajah-Manusia, DPRD Lampung Sambut Baik Langkah Presiden

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:21 WIB

Sepuluh Personel Polres Pringsewu Terima Satya Lencana Pengabdian dari Presiden RI

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:17 WIB

Wabup Umi Laila Pimpin Rakercab XI Gerakan Pramuka Pringsewu 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:12 WIB

Wabup Pringsewu Resmi Buka Festival Solosong Dangdut KOMDAP Se-Provinsi Lampung 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:05 WIB

Pelaku Penusukan Pedagang di Pasar Sarinongko Sempat Beli Pisau Seharga 5 Ribu

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:02 WIB

Modus Jual Beli Motor di Facebook, Residivis Ditangkap Polsek Pringsewu Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:02 WIB

Ditolak Mendekati Istri Korban, Pria Tusuk Pedagang di Pasar Sarinongko Pringsewu

Senin, 19 Januari 2026 - 18:06 WIB

Korban Pingsan, Polres Pringsewu Kembalikan Dua Ekor Sapi Hasil Curian

Senin, 19 Januari 2026 - 18:00 WIB

Polisi Ungkap Komplotan Langganan Pencuri Sapi di Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung

PKB Tetapkan Chusnunia sebagai Ketua DPW Lampung 2026–2031

Sabtu, 24 Jan 2026 - 15:34 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Raih Predikat “Sangat Baik” ITKP 2025

Sabtu, 24 Jan 2026 - 10:35 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Siapkan PKN Tingkat II 2026

Jumat, 23 Jan 2026 - 16:52 WIB

Lampung

Kominfo dan PPPA Lampung Perkuat Sinergi PUSPAGA

Jumat, 23 Jan 2026 - 13:06 WIB

Lampung

DPRD Lampung Dukung Rencana Pabrik Rokok HS di Lampung Timur

Jumat, 23 Jan 2026 - 11:35 WIB