Pesawaran (Netizenku.com): Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, meresmian sumur bor dan pompa air bantuan dari CSR PT Bukit Asam di Dusun Sidomulyo, Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, pada Selasa (6/10). Sayangnya peresmian yang juga dihadiri Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, dan Plt Bupati Pesawaran, Eriawan, yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari tersebut, tidak meninggalkan kesan bagi para petani yang sudah siap dari pagi untuk melakukan audiensi secara terbuka.
Ini lantaran Syahrul Yasin Limpo datang secara terburu-buru, bahkan memberikan sambutan pun tidak, apa lagi tatap muka dengan para petani yang ada, melainkan langsung tancap gas pulang begitu saja.
Kadis Pertanian Kabupaten Pesawaran, Anca Marta Utama, berdalih terburu-burunya kunjungan menteri pertanian, yang tidak sempat lagi duduk di kursi yang telah disediakan itu, terkendala jadwal yang begitu padat yang harus diselesaikannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
\”Memang jadwal menteri hari ini sangat padat, sebelumnya beliau baru selesai melakukan kunjungan di Lampung Tengah, langsung ke sini. Dan sudah injuri time ditunggu di bandara untuk segera kembali ke Jakarta,\” jelas Anca.
Dikatakan Anca dalam kunjungan menteri pertanian tersebut, membawa bantuan bibit cabai sebanyak 100 paket, yang dapat ditanam di lahan 100 hektar.
\”Selain meresmikan irigasi, bapak menteri telah memberikan bantuan sebanyak 100 paket bibit cabai yang dapat digunakan di lahan seluas 100 hektar,\” ungkapnya.
Dengan telah berfungsinya irigasi tenaga surya ini lanjut Anca, hasil cabai petani di sini, akan terus berproduksi sepanjang tahun tanpa henti. Karena pasokan air yang dibutuhkan selalu tersedià.
\”Ya, kita harapkan ke depan Desa Trimulyo, dapat menjadi sentra produksi cabai terbesar, yang tidàk saja dapat mencukupi kebutuhan cabai bagi masyarakat Pesawaran, tapi juga bisa melayani semua permintaan dari masyarakat daerah lain,\” ungkapnya. (Soheh/len)








