BERBAGI

Pesawaran (Netizenku.com): Entah apa yang merasuki ibu muda ini, PIL (24) Warga Desa Suka Jaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran sampai begitu tega menyiksa anak tirinya AM (10), dengan memanggang kedua telapak tangan bocah yang masih kelas 5 SD ini dengan menggunakan kompor gas hingga melepuh lantaran kesal dengan suaminya yang notabenya adalah seorang nelayan.

“Itu kejadiannya pada tanggal 20 November lalu, kejadian tersebut dilaporkan oleh bibi korban ke Polres, kemudian oleh Polres dilakukan penangkapan terhadap tersangka, dan saat ini tersangka sudah ada di sel polres untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya,” kata Kapolres Pesawaran, AKBP Popon A Sunggoro, Kamis (12/12).

Kapolres menjelaskan untuk kronologis kejadian penganiyaaan tersebut. Pelaku awalnya memukul kepala korban dengan sapu sebanyak dua kali yang tak lain merupakan anak tirinya, karena merasa tidak puas lalu pelaku menarik paksa korban ke dapur dengan kedua tangannya memegang tangan kanan korban lalu dipanggang di atas kompor yang sedang menyala kemudian setelah itu bergantian kedua tangan korban memegang tangan kiri korban lalau dipanggangnya juga di atas kompor.

“Setelah itu pelaku meninggalkan korban dengan kondisi menangis karena kesakitan lantaran kedua tangannya melepuh, kemudian anak tersebut dibawa ke laut untuk direndam ke air laut agar luka yang melepuh tidak terasa sakit,” jelas Kapolres.

Untuk motif lanjut Kapolres itu lantaran pelaku kesal dengan suami yang kemudian dilampiaskan terhadap anak tirinya.

“Saat kejadian suaminya sedang tidak ada di rumah, sedang melalut, sedangkan motifnya itu lantaran jengkel dengan suaminya. Akibat perbutannya tersangka kita jerat dengan pasal 44 tahun 2004 tentang KDTR, dan Undang Undang Perlindungan Anak dengan ancaman 10 tahun kurungan,” tegas Kapolres.

Sementara itu tersangka sendiri saat diwawancarai mengaku tega melakukan perbuatan keji itu lantaran anak tirinya tersebut nakal.

“Kenapa itu saya lakukan, lantaran anak itu nakal. Hingga saat ini saya masih ada rasa sakit hati, karena akibat ulah anak itu saya sering dimarah oleh suami saya,” ucapnya. (Soheh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here