Himpitan Ekonomi, Renggut Masa Kanak-kanak Nurul dan Bela

Redaksi

Rabu, 12 Februari 2020 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Himpitan ekonomi harus merenggut masa kanak-kanak dua bocah di Pesawaran. Tidak seperti bocah seusianya, Nurul 9 tahun dan Bela 14 tahun, yang semestinya setelah pulang sekolah mereka asik bermain bersama teman-teman sebaya. Namun, tidak demikian dengan keduanya.

Dua anak perempuan tersebut diketahui bertetangga, warga Dusun Suka Maju Desa Waylayap Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran.

Setelah pulang sekolah kedua bocah ini justru sibuk mengais rejeki di perkantoran Pemkab Pesawaran dengan berjualan makanan ringan. Yang lebih mirisnya lagi dari hasil upah tidak seberapa nilainya yang diterima oleh kedua bocah ini, selain untuk tambahan uang jajan mereka juga menyisihkan untuk menebus buku LKS seharga Rp12 ribu di tempat Nurul bersekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Penghasilan kami berdua ini sehari cuma Rp3000, kami berjualan setelah pulang sekolah,\” cerita Bela dengan muka sendu, saat ditemui Netizenku.com disela-sela dirinya menjajakan dagangannya di aula perkantoran Pemkab Pesawaran, Rabu (12/2).

Bela menceritakan dirinya bersama Nurul ini, berjualan di lokasi komplek perkantoran Pemkab Pesawaran tersebut sudah berjalan selama tiga bulan, meskipun barang dagangan yang mereka jajakan ke para pegawai tersebut kadang laku kadang tidak.

\”Ya kadang laku juga, kadang tidak, cuma ya kami ngga putus asa, kami terus menawarkan kepada siapa pun yang lewat di perkantoran ini,\” ucapnya.

Mereka menceritakan, jika dagangan mereka tersebut laku terjual, dari hasil upah yang didapat selain untuk tambahan uang jajan juga untuk membeli buku LKS di sekolah.

\”Niat saya untuk membantu meringankan beban orang tua yang kerjanya sehari-hari selaku buruh harian lepas, lumayan untuk tambah-tambah uang jajan dan bisa untuk beli buku LKS,\” ungkapnya.

Lebih lanjut kedua bocah ini menceritakan, meskipun mencari rejeki di komplek perkantoran ini relatif sulit, namun terkadang ada juga yang baik hatinya, tidak membeli dagangan namun mereka memberi uang secara cuma-cuma.

\”Mungkin mereka kasihan melihat kami, tapi ada juga yang cuek,\” pungkasnya. (Soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 14:44 WIB

Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:45 WIB

PWI Lampung Selatan Audiensi dengan DPRD, Bahas HPN dan Porwanas 2027

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Kapolres Lamsel Komitmen Perkuat Keamanan untuk Dukung Pariwisata dan Kesejahteraan Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:30 WIB

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 Sep 2026 - 19:14 WIB