Harga Minyak Goreng Masih Tinggi, Disperindag Tunggu Arahan Pusat

Redaksi

Minggu, 9 Januari 2022 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Memasuki awal tahun 2022, rupanya harga minyak goreng di pasaran masih tinggi. Hingga kini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung masih menunggu Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI terkait distribusi minyak goreng kemasan dengan harga Rp14 ribu/liter untuk masyarakat.

Berdasarkan data, yang dihimpun dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) di Provinsi Lampung pada Minggu (9/1), harga minyak goreng curah masih bertahan di angka Rp19.700/Kg, dan harga minyak goreng kemasan bermerek Rp19.650/Kg.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Lampung, Muhammad Zimmi Skil, mengatakan bahwa pelaksanaan operasi minyak murah termin kedua tahun 2022 masih menunggu arahan pusat untuk besaran kuota minyak goreng yang akan dijual dengan harga Rp14 ribu/liter.

Baca Juga  Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sedang menunggu arahan dari Kemendag mengenai minyak goreng,” ujar dia saat dimintai keterangan pada Minggu (9/1).

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung gelar operasi pasar di Pasar Perumnas Way Halim pada Selasa (14/12/2021). Pada kesempatan itu, pemprov menjual minyak goreng kepada masyarakat dengan harga Rp 14 ribu per liter.

Berbarengan, operasi pasar minyak goreng juga  dilaksanakan di beberapa tempat, yakni Pasar Way Halim, Pasar Rebo, Pasar Kangkung dan Pasir Gintung serta di gerai-gerai Alfamart dan Indomaret di 15 kabupaten/kota se-Lampung.

Baca Juga  Gubernur Lampung Ajak Pramuka Perkuat Pengabdian dan Sinergi Bangun Generasi Muda

“Setiap pembelian dibatasi maksimal 2 liter minyak goreng per orangnya. Kita jual Rp14 ribu dari harga saat ini Rp19 ribu,” ujar Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusniardi. Diketahui, Lampung mendapatkan kuota 43 ribu liter minyak goreng untuk tahap awal ini.

Ia menjelaskan, mahalnya minyak goreng saat ini lantaran harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dunia meningkat karena masalah pandemi covid-19 dan produksi menurun dan lainnya.

“Upaya pemerintah atas kenaikan ini dengan menggelar operasi minyak goreng, guna mengembalikan harga seperti semula. Apa lagi, menjelang nataru dimana biasanya harga sembako meningkat. Mudah-mudahan ini dapat membantu masyarakat,” ungkap dia.

Baca Juga  Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung, Elvira Umihani, mengatakan bahwa operasi minyak tersebut bekerjasama dengan PT. Tunas Baru Lampung, dan Kementerian Perdagangan.

“Kegiatan ini kita laksanakan sampai stok 43 ribu liter minyak goreng itu habis. Hampir semua bahan pokok naik, jadi ada operasi ini sangat membantu rakyat kecil seperti kita, tapi kalau bisa dilaksanakan seminggu sekali. Kita harapkan juga bukan hanya minyak goreng, tapi beras, cabai, telur dan bahan pokok lainnya,” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik
Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi
Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Berita Terbaru

Lampung

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Minggu, 11 Okt 2026 - 22:27 WIB