Dituding Jalan-jalan Pakai Ambulance, Ini Klarifikasi Kakon Tugu Rejo

Redaksi

Jumat, 10 Februari 2023 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Dituding jalan-jalan menggunakan mobil ambulance, bahkan sampai viral di media sosial (Medsos), Eka Juansyah Kepala Pekon Tugu Rejo, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus sebut informasi tersebut tidak benar.

Eka Juansyah mengatakan, dugaan alih fungsi mobil ambulance yang dipergunakan untuk jalan-jalan atau kepentingan pribadi kepala Pekon Tugu Rejo tidak benar.

“Meski begitu, ya saya secara pribadi minta maaf kepada masyarakat, atas informasi yang berkembang di Medsos, saya akui mungkin saya lalai, tapi saya tegaskan saya tidak pernah memakai mobil ambulance untuk kepentingan pribadi,” jelas Eka Juansyah, saat dikonfirmasi di kediamannya, Jumat (10/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait warga Tugu Rejo yang terhambat dibawa ke rumah sakit sesaat setelah terjadi kecelakaan lantaran mobil ambulance tidak ada di tempat.

“Jadi, waktu terjadi kecelakaan warga saya dengan warga Banjar Negoro tersebut, mobil ambulance milik pekon sedang dipakai untuk mengantarkan Mispan, warga saya juga menjenguk saudaranya sakit di Way Kanan,” terangnya.

Inisiatif memakai mobil ambulance dalam mengantarkan warganya tersebut lanjut Kakon Tugurejo, terpaksa dilakukan lantaran warganya tak mampu menyewa mobil pribadi.

“Karena alasan itulah, jadi saya selaku kepala pekon mesti mengambil keputusan, dan saat akan memakai mobil (ambulance) ini, belum ada kejadian warga yang kecelakaan tersebut. Dan tudingan yang mengatakan kalau mobil ambulance saya pakai untuk jalan jalan, itu tidak benar dan tidak pernah saya pakai buat hal seperti yang dituduhkan, karena kalau mau jalan jalan atau kepentingan pribadi saya pinjam mobil kelurga,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Mispan warga Tugu Rejo membenarkan jika ia yang meminta Kepala Pekon mengantar dia dan keluarga menengok saudaranya yang sakit di Way Kanan dengan membawa mobil ambulance.

“Kami berangkat dari (rumah) sini tanggal 8 sekira pukul 05.00 WIB, dan ketika kami sampai Pringsewu, ada informasi warga Tugurejo ada yang kecelakaan katanya, waktu itu kami sempat rembuk mau bagaimana, dan karena kalau mau pulang lagi ke Pekon Tugurejo posisi kami sudah tidak mungkin sampai dalam sejam perjalanan, kemudian kalau saya harus turun dan menunggu mobil saya bingung karena tidak ada ongkos, akhirnya disimpulkan kami lanjut jalan,” beber Mispan.

Lebih lanjut Mispan menuturkan, jika keluarga yang mereka jenguk sebenarnya sudah sakit lama, namun karena keadaan keuangan yang membuat Mispan dan keluarga belum juga bisa menjenguknya.

“Karena itulah saya memberanikan diri mengadukan persoalan ini ke pak Kakon, dan saya minta tolong sama pak Kakon kiranya dapat mengatar saya dan keluarga menjenguk saudara saya di Way Kanan,” ujarnya Mispan.

Saat ditanya terkait isu mobil ambulance kerap dipakai oleh Kepala Pekon untuk kepentingan pribadi dan bukan peruntukannya, Mispan tegas membantahnya.

“Tidak pernah bang, karena saya tahu pak kakon itu memakai mobil itu untuk kepentingan masyarakat dan setahu saya kalau ada warga yang sakit sementara sopir ambulance sedang berhalangan, kepala pekon sendiri yang jadi sopirnya bang, dan menurut saya mobil ambulance ini kan milik masyarakat, jadi selama buat kepentingan masyarakat saat sedang tidak dipakai mengantarkan masyarakat berobat atau yang lain tentu akan sangat membantu masyarakat,” tandasnya. (Arj/Len)

Berita Terkait

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan
Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB