Pesawaran (Netizenku.com): Wajah Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona nampak sumringah, ini lantaran pada Musrenbang yang digelar di tingkat Kecamatan Gedongtataan tersebut seluruh kepala desa berikut aparaturnya ikut hadir mengikuti acara tahunan tersebut.
\”Ini 19 kepala desa saya lihat hadir semua pada Musrenbang, dari ibu-ibu PKK dan aparturnya juga turut hadir, ini menunjukan bahwa seluruh kepala desa se-Gedongtataan ini solid, guyup demi membangun kabupaten Andan Jejama lebih baik,\” ucap Dendi di depan seluruh kades pada Musrenbang tingkat Kecamatan Gedongtataan, di Desa Suka Banjar, Rabu (4/3).
Pada kesempatan itu, Dendi kembali menegaskan meskipun Musrenbang ini merupakan kegiatan seremonial akan tetapi sangat penting.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
\”Jangan sampai Musrenbang ini dinilai hanya sekedar seremonial, walau pun memang benar Musrenbang ini seremonial, tapi ini seremonial yang cukup penting di dalam penyelenggaraan pemerintahan Pesawaran,\” tegasnya.
Karena menurut dia, tanpa Musrenbang tidak akan bakal ada APBD.
\”Tahapan yang harus dilalui APBD itu adalah melaksanakan musyawarah rencana pembangunan yang ada di kecamatan, maka saya apresiasi kepada seluruh kades yang hadir ini,\” ucapnya.
Maka untuk itu, pihaknya berharap kepada seluruh kepala desa yang ada sebaiknya jika ada reses maupun Musrenbang jangan sampai dipandang sebelah mata karena kedua hal itu adalah penentu pembangunan di Kabupaten Pesawaran.
\”Jika ada Murenbang atau reses itu hadiri jangan sampai dipandang sebelah mata, karena itulah penentu pembangunan untuk anggaran tahun sebelumnya, karena di musrenbang ada penyerahan pagu indikatif, kalau kalian mau dana desa turun semua, serahkan pagu indikatifnya, insyaallah setelah diserahkan dana yang ada bisa dicairkan,\” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengutarakan, terkait hal ini, dirinya selaku bupati tidak lagi menginginkan ada kades saat Musrenbang maupun reses tidak hadir tanpa alasan yang tidak jelas.
\”Jadi tolong dihadiri, ini seremonial tapi penting, jangan sampai nanti saya mendengar, ada kades tidak hadir dengan alasan yang tidak rasional, kita ini semua adalah pelayan rakyat, jadi ini dulu yang kita dulukan, setelah itu baru urusan pribadi, kalau mau mengikuti urusan pribadi ngapain kita hujan-hujan ke sini kalau berbicara pribadi mending kita di rumah di desa masing -masing, ke kebun atau usaha dapat duit, tapi kita hadir di sini untuk kemaslahatan masyarakat banyak jadi tolong hargai acara ini. Tapi saya salut dengan keguyupan dan kedisiplinan para kades di Gedongtataan saya ucapkan terimakasih,\” ucapnya. (Soheh)








