oleh

Begini Alasan Kades yang Tak Hadiri Musrenbang Pesawaran

Pesawaran (Netizenku.com): Hanya lantaran tidak menghadiri acara Musrenbang tingkat kecamatan yang dihadiri Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, dua kepala desa yakni Firman selaku Kades Pasar Baru dan Bagus Giarto Kades Sinar Harapan, Kecamatan Kedondong harus berurusan dengan pihak Inspektorat. Mereka dipanggil dan dimintai keterangan terkait ketidakhadirannya di acara yang digelar di Desa Pesawaran pada Rabu (26/2).

\”Mereka kita panggil berdasarkan instruksi bupati, lantaran kedua kades ini pada acara Musrenbang tidak hadir tanpa memberikan alasan,\” kata Cabrasman, Kepala Inspektorat Pesawaran, Jumat (28/2).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat, Jelas Cabrasman, kedua kades ini membantah jika ketidakhadiran mereka di acara Musrenbang tersebut ada unsur disengaja, tanpa alasan.

\”Kalau berdasarkan hasil pemeriksaan tadi, alasan mereka kedua Kades ini bisa kita tolerirlah, kalau Firman Kades Pasar Baru ngakunya sakit asam lambungnya naik, sedangkan Bagus Giarto, Kades Sinar Harapan, itu selain sedang melihat warganya di polres dia juga mengaku pada hari yang bersamaan menjenguk warganya di rumah sakit,\” jelas Cabrasman.

Baca Juga  Kadis PU Pesawaran, Ramaikan Bursa Balon Wabup Pilkada 2020

Namun, lanjut Cabrasman meskipun alasan kedua kades ini dianggap masuk akal dan bisa ditolerir, namun pihaknya tetap akan memberikan sanksi tegas lantaran acara Musrenbang tersebut dianggap sangat penting.

\”Pada intinya mereka itu menyesal tidak hadir di acara Musrenbang, artinya apa yang mereka lakukan ini masih bisa ditolerir. Namun, meskipun kita tolerir tetap kita akan berikan peringatan keras berupa pembinaan, lantaran acara Musrenbang ini sangat penting,\” ancamnya.

Baca Juga  Maju Pilkada, M Nasir Lakukan Komunikasi ke 9 Partai

Sementara, saat ditanya mengenai statemen bupati yang mengancam tidak akan mencairkan Siltap Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) bagi para kepada desa yang tidak menghadiri acara Musrenbang, Cabrasman mengungkapkan jika itu tidak ada sangkut pautnya dengan pencairan Siltap ADD dan DD.

\”Siltap ADD tetap cair tidak ada kaitannya dengan urusan mereka, karena itu punya masyarakat. Namun, nanti tetap keputusan dan kebijakan ada di bupati, kita akan lapor dulu terkait pengakuan kedua kades ini, apa langkah bupati selanjutnya,\” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona sempat terlihat berang, terhadap kepala desa yang tidak hadir pada acara Musrenbang tingkat kecamatan yang digelar. Bahkan dirinya mengancam tidak akan mencairkan Siltap ADD dan DD bagi para kepada desa yang tidak menghadiri acara tersebut.

Baca Juga  PAD Pesawaran Dipastikan Turun Hingga 15 Persen

Ancaman Dendi ini dilontarkan di depan puluhan kepala desa se-Kecamatan Kedondong pada acara Musrenbang tingkat kecamatan di Desa Pesawaran Kedondong lantaran ada dua kepala Desa yakni Kepala Desa Pasar Baru dan Kepala Desa Sinar Harapan tidak hadir di acara tersebut.

\”Saya masih menunggu ada dua kepala desa yang tidak hadir di acara Musrenbang ini, kalau dia kurang sehat atau sakit tidak apa-apa, tapi jika yang bersangkutan sehat dengan sengaja tidak mau hadir di acara penting ini, tahan anggarannya ADD dan DDnya jangan dicairkan, tahan dulu,\” ancam Dendi, Rabu (28/2). (Soheh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *