oleh

Angin Segar, Jembatan Gantung Waykhilau akan Diperbaiki

Pesawaran (Netizenku.com): Warga Dusun Banding Agung, Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Waykhilau, akhirnya dapat angin segar. Tahun ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas PRKP berjanji akan mengabulkan keinginan warga ini dengan segera membangun jembatan gantung yang merupakan penghubung di desa tersebut.

\”Jembatan gantung itu memang tahun ini akan kita bangun. Rencana pembangunan jembatan tersebut dianggarkan Rp250 juta dari APBD 2020,\” kata Sekretaris PRKP, E. Sidharta.

Sebelumnya, warga Dusun Banding Agung, Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Waykhilau, Kabupaten Pesawaran berharap agar pemerintah dapat segera memperbaiki jembatan gantung yang menghubungkan antar dusun desa setempat. Pasalnya, jembatan tersebut saat ini kondisinya sudah mulai rusak dan butuh perbaikan.

Baca Juga  Polres Pesawaran Selenggarakan Operasi Cempaka Krakatau 2019

Berdasarkan pantauan kondisi jembatan yang membentang di atas sungai Waykhilau tersebut memiliki panjang sekitar 200 meter dan lebar satu meter kondisinya sangat mengkhawatirkan. Terlihat beberapa tali seling baja sebagai penyangga sudah banyak yang terputus.

“Plat baja jembatan yang menjadi lantai saat ini sudah lepas dan sekarang tidak pernah dibenahi lagi, apalagi sekarang jembatan tersebut sudah miring dan hampir rubuh,” kata Mat Yusuf salah seorang warga Dusun Banding Agung.

Baca Juga  Banjar Negara Salurkan Bantuan Bagi Korban Tsunami Pesawaran

Dijelaskan Mat Yusuf, akibat belum diperbaikinya jembatan tersebut, saat ini kondisi lantai menjadi licin dan susah dilalui warga pada saat hujan, lantaran licin. Bahkan jembatan terasa goyang saat dilalui dikarenakan tali selingnya yang ada sudah kendor lantaran mulai terlepas.

“Karena beberapa plat besi baja terlepas jadi hanya menyisakan penyangga kayu yang lapuk serta dibagian bawah jembatan ditopang dengan batang kayu agar tidak rubuh dikarenakan jembatan sudah miring ke sisi kanan,” jelasnya.

Baca Juga  Paripurna DPRD Pesawaran Molor Sampai 4 Jam

Menurutnya, jembatan tersebut merupakan jalur yang ramai dilintasi warga setiap hari untuk akses mengangkut hasil perkebunan serta akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) warga. (Soheh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *