Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pringsewu, Senin (29/6/2026).
Pringsewu (Netizenku.com): Upacara dipimpin langsung Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut diikuti para asisten dan staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, camat, Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Rahayu Pamungkas, Tim Pendamping Keluarga, Penyuluh Keluarga Berencana, serta Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa.
Pada kesempatan itu, Riyanto membacakan amanat tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji. Dalam amanatnya disampaikan bahwa bonus demografi merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Namun, peluang tersebut dapat berubah menjadi bencana demografi apabila tidak diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bonus demografi dapat berubah menjadi ledakan pengangguran dan runtuhnya stabilitas sosial jika penduduk usia produktif tidak memiliki kualitas yang memadai. Karena itu, transformasi kualitas SDM tidak boleh ditunda dan harus dimulai dari keluarga, bahkan sejak dalam kandungan melalui pengasuhan yang baik,” ujar Riyanto saat membacakan amanat tersebut.
Ia mengatakan, optimalisasi bonus demografi harus ditopang oleh penguatan tiga pilar pembangunan keluarga, yakni kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental.
Menurut Wihaji, keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Kemajuan ekonomi dan pembangunan infrastruktur tidak akan berarti tanpa didukung sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan memiliki mental yang tangguh.
“Mari rapatkan barisan, satukan tekad, dan bangun keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, serta berkarakter mulia. Dengan demikian, kita siap memanfaatkan bonus demografi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.
Melalui peringatan Harganas ke-33, pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat untuk semakin memperkuat peran keluarga melalui perencanaan keluarga yang baik guna mewujudkan keluarga berkualitas, sumber daya manusia unggul, dan Indonesia yang lebih kuat di masa depan. (*)








