Dukung Asta Cita Presiden, Maulidah Zauroh Minta Regulasi Singkong Dipatuhi

Suryani

Rabu, 19 November 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung, Maulidah Zauroh, menegaskan komitmennya mendukung penuh Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait penguatan kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

Lampung (Netizenku.com): Maulidah menyampaikan Lampung memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional, dengan kontribusi besar pada produksi beras, singkong, jagung, lada, hingga kedelai. Namun, ia menilai masih terdapat sejumlah persoalan di lapangan, terutama dalam tata niaga singkong.

Saat menyerap aspirasi masyarakat, Maulidah menerima banyak keluhan terkait ketidaksesuaian antara aturan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) terbaru dan praktik lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam Pergub itu potongan rafaksi ditetapkan maksimal 15 persen. Tapi di lapangan, petani masih ada yang dipotong hingga 45 persen. Ada juga yang menerima potongan 30 persen, tapi harus menunggu antrian dua sampai tiga hari. Sementara yang dipotong 45 persen justru langsung dibayar,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/11/2025).

Baca Juga  Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

Ia menilai kondisi tersebut tidak hanya merugikan petani, tetapi juga menghambat upaya provinsi memperkuat ketahanan pangan sebagaimana arahan pemerintah pusat. Karena itu, Maulidah mendorong Pemerintah Provinsi Lampung lebih tegas mengawasi lapak atau tempat penampungan yang belum menerapkan Pergub dengan benar.

“Menuju ketahanan pangan, pemerintah harus hadir memastikan aturan berjalan. Ini penting untuk menjaga rantai pasok, harga, dan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Baca Juga  Rakernas PJ91 Digelar di Lampung, Jihan Tekankan Semangat Persaudaraan

Selain itu, Maulidah juga menyoroti pentingnya hilirisasi yang tengah didorong Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan daerah. Ia mengapresiasi langkah tersebut, namun menekankan perlunya evaluasi agar implementasinya lebih optimal.

Di sektor infrastruktur, Maulidah menyebut sejumlah progres positif, seperti pembangunan jalan di Kabupaten Tulang Bawang Barat dan perbaikan akses Exit Tol Gunung Batin menuju Lampung Utara yang dinilai sudah mengurangi titik kerusakan jalan. Pemerintah sendiri menargetkan 100 persen jalan mantap pada 2027.

Ia juga menegaskan pentingnya program Desaku Maju untuk memperkuat kebutuhan dasar petani, terutama terkait penyediaan pupuk, benih, dan sarana produksi lainnya. Akses terhadap pupuk subsidi dan bantuan lain, menurutnya, harus dipermudah tanpa syarat yang memberatkan.

Baca Juga  Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

“Kita ini lumbung pangan. Maka bantuan untuk petani harus menjadi prioritas. Pupuk dan bibit harus mudah diakses. Kalau program ini dijalankan dengan baik, akan sangat membantu ekonomi masyarakat dan mendukung pengembangan komoditas seperti lada dan kedelai,” ujarnya.

Maulidah memastikan DPRD Lampung akan mengoptimalkan fungsi pengawasan agar setiap kebijakan penguatan ketahanan pangan terlaksana tepat sasaran.

“Program tentu ada plus minusnya. Tapi tugas kami memastikan pelaksanaannya betul-betul dirasakan masyarakat, terutama petani. Ini bagian dari komitmen kami mendukung ketahanan pangan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo,” pungkasnya. (Tauriq)

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB