Bappeda Lampung Bekali Fungsional Perencana Melalui Pelatihan Analisis Perencanaan Pembangunan

Suryani

Rabu, 30 Oktober 2024 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Perencanaan pembangunan daerah merupakan suatu proses untuk menentukan kebijakan masa depan suatu daerah. Melalui perencanaan pula, nasib pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam jangka waktu tertentu ditentukan.

Begitu strategisnya peran perencanaan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung menggelar Pelatihan Analisis Perencanaan Pembangunan bagi fungsional perencanaan. Kegiatan yang diikuti para pejabat fungsional perencanaan di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung ini berlangsung secara luring dan daring di Novotel.

Dalam sambutannya Elvira Umihanni, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung mengatakan, tujuan utama perencanaan pembangunan pada akhirnya untuk peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses, serta kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  PTPN I Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

“Jadi seluruh aspek perencanaan pembangunan daerah harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat secara luas dan merata,” terang Elvira, Selasa (29/10/2024).

Lebih lanjut Kepala Bappeda juga menguraikan, perumusan perencanaan pembangunan daerah harus dilaksanakan dengan pendekatan holistik, integratif, tematik dan spasial (HITS), agar pembangunan daerah dapat terlaksana secara lebih efektif, efisien, terukur dan berkelanjutan.

Selain itu, Elvira mengungkapkan, salah satu kemampuan yang diperlukan dalam perencanaan pembangunan daerah adalah kemampuan analisis. Menurut literatur, paparnya, analisis adalah aktivitas yang memuat kegiatan memilah, mengurai, membedakan sesuatu yang kemudian dikelompokkan menurut kriteria tertentu, lalu dicari makna dan kaitannya masing-masing.

Analisis tersebut digunakan untuk mengenali sejumlah data yang didapat dari keadaan dan waktu tertentu, guna mendapatkan kesimpulan yang akan diimplementasikan dalam menetapkan kebijakan dan mengambil keputusan dalam mengatasi suatu permasalahan.

Baca Juga  Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030

“Dalam konteks perencanaan pembangunan daerah, analisis menjadi tahap penting karena akan menjadi alat utama dalam menetapkan kebijakan untuk menjawab permasalahan dan isu strategis pembangunan daerah,” urai Elvira.

Oleh karenanya, sambung Elvira, Bappeda Provinsi Lampung menganggap perlu melaksanakan kegiatan Pelatihan Analisis Perencanaan Pembangunan, agar para fungsional perencanaan di Provinsi Lampung semakin terlatih dalam melakukan analisis dan merumuskan rekomendasi kebijakan pembangunan daerah.

Pada kesempatan itu Kepala Bappeda juga menyinggung tentang Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional. Adapun tujuannya untuk menata berbagai regulasi tentang jabatan fungsional.

“Sebagaimana kita ketahui, pemerintah mendorong ASN agar bertransformasi menjadi pejabat fungsional,” terang Elvira.

Bappeda Lampung, sebagai instansi pembina fungsional perencana, imbuh Elvira, berkomitmen untuk senantiasa mendukung upaya-upaya peningkatan kapasitas (capacity building). “Tiada lain harapannya dapat menghasilkan fungsional perencana yang kompeten dan profesional,” pungkas Elvira.

Baca Juga  Lampung Mulai Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla

Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring ini mengetengahkan para pembicara seperti Gun Gun Nugraha S.Si., M.Si (Stastisi Ahli Muda – BPS Provinsi Lampung) yang menyampaikan tema Tren Capaian Makro Pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2014- 2024.

Lalu Hatni dari Kemenpan RB yang menyampaikan materi Metode Logical Framework Analysis dalam Perencanaan Pembangunan. Kemudian Arif (Kemenpan RB) dengan ulasan Review Penilaian Kinerja Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2024.

Pembicara berikutnya Dimas Wisnu Adrianto dari Nalar Institute menyampaikan Analisis Foresight dalam Perencanaan Pembangunan. Terakhir Decky Ferdiansyah, S.Si, MSP, Apt (Perencana Ahli Madya – Bappeda Prov Lampung) dengan ulasan Analisis Risiko Sosial dalam Perencanaan Pembangunan. (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Alokasikan Rp300 Miliar untuk Penanganan Jalan di Lampung Tengah
Gubernur Lampung Dorong Sinergi Percepatan Program 3 Juta Rumah di Lampung
Batin Wulan Tekankan Sinergi Program Pusat dan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat Lampung
Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa
Pemprov Lampung Susun Strategi Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor
Gubernur Mirza Dampingi Menhut Tinjau Progres Mitigasi Konflik Gajah di TNWK
Sengketa Tanah Menumpuk, Reza Berawi Serukan Mediasi
Kwarda Lampung Siapkan Rangkaian Kegiatan Hari Pramuka ke-65

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:32 WIB

Pemprov Lampung Alokasikan Rp300 Miliar untuk Penanganan Jalan di Lampung Tengah

Senin, 21 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong Sinergi Percepatan Program 3 Juta Rumah di Lampung

Senin, 21 September 2026 - 19:26 WIB

Batin Wulan Tekankan Sinergi Program Pusat dan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat Lampung

Senin, 21 September 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa

Senin, 21 September 2026 - 16:23 WIB

Pemprov Lampung Susun Strategi Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor

Senin, 21 September 2026 - 14:26 WIB

Sengketa Tanah Menumpuk, Reza Berawi Serukan Mediasi

Senin, 21 September 2026 - 11:57 WIB

Kwarda Lampung Siapkan Rangkaian Kegiatan Hari Pramuka ke-65

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Berita Terbaru