Anak TK dan SD di Tegal Yoso Belajar Konservasi Lewat Dongeng

Redaksi

Minggu, 31 Oktober 2021 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YKWS bersama WALHI dan START Community memberikan edukasi tentang pentingnya konservasi satwa dilindungi di TNWK kepada pelajar TK dan SD Desa Tegal Yoso, Lampung Timur, Minggu (31/10). Foto: Dokumentasi

YKWS bersama WALHI dan START Community memberikan edukasi tentang pentingnya konservasi satwa dilindungi di TNWK kepada pelajar TK dan SD Desa Tegal Yoso, Lampung Timur, Minggu (31/10). Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) dan WALHI Lampung bersama START Community mengedukasi anak-anak TK dan SD di Desa Tegal Yoso, Lampung Timur, tentang konservasi lewat dongeng.

Desa Tegal Yoso merupakan “Desa Penyangga” yang berbatasan langsung dengan TNWK. Masyarakat setempat selama puluhan tahun selalu berkonflik dengan gajah penghuni TNWK.

Program edukasi konservasi yang berlangsung pada 30-31 Oktober 2021 mengangkat judul “Gajah Sahabatku”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan menganggap gajah itu hama tetapi satwa yang harus kita lindungi. Untuk menyampaikan informasi itu kami bermitra dengan START Community,” kata Isyanto selaku Project Manager.

Dalam siaran pers yang diterima Netizenku, dia menjelaskan manusia dan gajah seringkali mengalami interaksi negatif yang menyebabkan kurang baiknya pandangan masyarakat terhadap gajah.

“Hubungan kurang harmonis yang telah terjadi selama puluhan tahun harus direspon dengan bijak agar interaksi negatif antara masyarakat dengan gajah menjadi suatu interaksi positif,” ujar dia.

Melihat situasi tersebut, Bagus Syahputra seorang Pendongeng START Community mengatakan perlu memberikan edukasi tentang pentingnya konservasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda Desa Tegal Yoso.

“Melalui dongeng dengan boneka tangan, kami memberikan edukasi konservasi gajah kepada anak-anak TK dan SD. Dongeng ini menyelipkan diskusi kelompok untuk menggali pemahaman anak,” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD
Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo
RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA
Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi
Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung
Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun
Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan
Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Berita Terbaru