BPKAD Pesawaran Sebut Pilkada Sebabkan OPD Minim Anggaran

Redaksi

Minggu, 9 Februari 2020 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pesawaran menyebut minimnya anggaran yang diterima semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat ditahun 2020 ini, salah satunya selain faktor keuangan negara yang masih lemah, juga lantaran ditahun ini akan menyelenggarakan Pilkada, yang tidak dipungkiri akan menyedot anggaran besar.

\”Kita tidak bisa pungkiri, kecilnya anggaran yang diterima OPD tahun ini. Dampak dari tidak meningkatnya bantuan DAU dan DAK dari pusat, yang masih sama dengan tahun sebelumnya sekitar Rp1 triliun. Sedang tahun ini kita masuk tahun politik, akan menyelenggarakan Pilkada. Dan sumber dananya pun masih minta bagi dari dana itu,\” ungkap Sekretaris BPKAD Pesawaran, Iswanto saat ditemui di kantornya.

Baca Juga  Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Dijelaskan Iswanto, anggaran Kabupaten Pesawaran saat ini masih sangat tergantung dari bantuan pusat. Apa lagi saat ini memang negara lagi tidak sehat sedang devisit yang berdampak turunnya anggaran yang diterima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Jadi kalau pusatnya lagi devisit, ya imbasnya sudah pasti  kita juga ikut kena merasakannya,\” ucapnya.

Baca Juga  Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Belum lagi menurut Iswanto, Pesawaran ada peningkatan untuk jumlah CPNS baru ditambah tahun ini ada pembukaan penerimaan PNS.

\”Semua merupakan pengeluaran rutin, yang harus dibayar dari penerimaan DAU dan DAK pusat tadi. Jadi bagaimana, kalau dana OPD tidak dikurangi,\” cetusnya.

Lebih lanjut Iswanto, menjelaskan untuk anggaran Pilkada saja, KPU sudah menyedot dana dari pusat sebesar Rp28 miliar dan Bawaslunya sebesar Rp8 miliar.

Baca Juga  Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

\”Jadi bisa dibayangkan dari dua lembaga itu saja tahun ini, dana sudah kesedot sebesar itu, bagaimana tahun ini kita tidak ikut minim anggaran,\” bebernya.

Untuk tahun depan diharapkan Iswanto, pasca Pilkada semua akan kembali normal, sebab Pilkada anggarannya dibebankan kepada pemerintah daerah.

\”Kita berharap Pilkada nanti dapat berjalan kondusif. Juga Pemerintah Pusat tidak mengalami devisit. Kalau keduanya berjalan sesuai harapan. Kita pastikan anggaran yang kita dapat kembali normal,\” harapnya. (Soheh)

Berita Terkait

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:18 WIB

Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Kegiatan Bimtek Aparatur Desa Pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:13 WIB

Safari Ramadhan Jadi Momentum Sinergi Pemprov dan Pringsewu

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB