Wagub Rapat Refocusing Anggaran Penanganan Dampak Covid-19 

Redaksi

Kamis, 26 Maret 2020 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Wakill Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) memimpin rapat refocusing anggaran penanganan dampak Covid-19, yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah se-Provinsi Lampung, di Ruang Comend Center, Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Bandarlampung, Kamis (26/3).

Rapat tersebut merupakan pendampingan pengadaan barang dan jasa yang tujuannya agar anggaran yang sifatnya tidak urgent dapat digunakan untuk penanganan Covid-19 sesuai arahan Presiden.

Dalam kesempatan itu, Wagub Nunik menjelaskan bahwa dalam penanganan Covid-19 perlu ditangani dari akar persoalan, inti persoalan, dan efek persoalan, Artinya yang ditangani dari hulu sampai hillir.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Akar persoalan bagaimana masuknya carrier ditangani. Inti persoalan termasuk Dinas Kesehatan sebagai garda terdepan mulai dari Alat Pelindung Diri (APD), penanganan pasien, tenaga kesehatan dan sebagainya,\” ujar Wagub.

Kemudian, lanjut Wagub, efek persoalan seperti kemungkinan pihak terdampak secara langsung dan paling berat seperti yang mengandalkan pendapatan harian seperti buruh harian lepas, UMKM, dan sebagainya. \”Oleh karena itu, kita perlu intervensi anggaran ke arah sana,\” jelasnya.

Baca Juga  Mirza: Jangan Tuntut Warga Taat Pajak Jika Pelayanan Belum Beres

Dalam kesempatan itu, Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, menjelaskan dalam menangani Covid-19 perlu sinergitas bersama. \”Objeknya sama-sama masyarakat, untuk itu kita harus bersama-sama bersinergi karena ini tugas kita bersama,\” jelasnya.

Fahrizal menjelaskan dalam melakukan penanganan ini maka fokusnya harus sama. Oleh karena itu fokus ini terbagi menjadi tiga cluster.

\”Pertama menyangkut keselamatan dan kesehatan. Itu ditujukan belanja untuk rumah sakit, belanja APD, alat kesehatan dan logistik kebutuhan rumah sakit. Kedua, fokus untuk mengurangi dampak persoalan soial, bisa berbentuk bantuan sosial maupun sembako, dan Padat Karya,\” jelas Fahrizal.

Baca Juga  Gabah Lampung Tembus Rp8.000, Imelda Minta Distribusi ke Luar Daerah Diawasi Ketat

Ketiga, lanjut Fahrizal, mengurangi hambatan ekonomi makro seperti melakukan operasi pasar (OP) guna menghindari terjadinya kelangkaan sembako pasar. Kemudian, mengurangi dampak tutupnya umkm dengan tidak memungut/penundaan pajak.

\”Ketiga Cluster ini dapat didukung dengan APBD kita, dengan melakukan penundaan atau rasionalisasi perjalanan dinas, acara seremonial, dan kegiatan yang kurang prioritas. Dan ini harus kita kawal bersama,\” jelasnya. (rls)

Berita Terkait

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa
Lampung Catat Inflasi September 0,14 Persen, Terendah di Sumatera

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:52 WIB

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB

Pringsewu

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:52 WIB