Umar Ahmad Buka Festival Tiyuh-tiyuh Secara Daring

Redaksi

Sabtu, 3 Juli 2021 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Umar Ahmad SP, secara resmi membuka festival tiyuh-tiyuh secara daring melalui kanal Youtube Kominfo Tubaba pada Sabtu malam. Festival ini akan digelar mulai Sabtu 3 Juli hingga Minggu 25 Juli 2021 mendatang.

Kegiatan ini banyak menyuguhkan seni dan budaya dari masing-masing tiyuh seperti pementasan seni pertunjukan, pameran kuliner, pameran seni kriya, pameran pengetahuan tradisional, pameran kain tradisional, pameran fotografi tiyuh, fashion show kain nusantara dan schreening film tiyuh.

Umar Ahmad dalam opening ceremony berharap festival tiyuh-tiyuh ini menjadi salah satu jalan, dan membangkitkan nilai-nilai kebudayaan yang ada di Tubaba yang dimiliki para leluhur dan memiliki relevansinya bagi kehidupan di masa ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tubaba memiliki lebih dari seratus tiyuh, dan ada 11 tiyuh yang pendiriannya dilakukan sejak ribuan tahun silam yakni Tiyuh Karta, Gunung Katun Tanjungan, Gunung Katun Malay, Gedung Ratu, Panaragan, Bandar Dewa, Menggala Mas, Penumangan, Pagar Dewa, Gunung Terang, dan Gunung Agung. Sisanya adalah tiyuh-tiyuh yang didirikan setelah transmigrasi. Banyak sekali produk kebudayaan yang ada di tiyuh yang semestinya tetap ada dan memiliki relevansi di masa-masa sekarang ini, dan kita bangkitkan dalam festival ini,” kata bupati.

Baca Juga  Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing

Menurut pria yang penuh kesederhanaan dan telah menjabat sebagai bupati Tubaba sejak 2014 silam, walaupun dalam festival kali ini belum menyentuh hal-hal yang mendasar tentang kebudayaan, pangan, lingkungan dan sebagainya, tetapi hal-hal baru yang menarik dari setiap tiyuh sudah muncul di dalam festival ini.

“Semua warga tiyuh bersemangat untuk mengingat ingat pengetahuan yang dimiliki oleh para leluhur, dan saya kira pengetahuan ini masih sangat relevan untuk kehidupan dimasa saat ini. Hasil pengetahun tersebut sedikit banyak akan dituangkan dalam gelaran festival yang akan berlangsung selama 22 hari ke depan,” ulasnya.

Mudah-mudahan, lanjut Umar, festival tiyuh tahun ini menjadi event yang terus menerus ada di Tubaba, dan menjadi salah satu ikon festival yang bisa menjadi wadah bagi seluruh warga tubaba khususnya dalam banyak melakukan kegiatan, dan memperkenalkan Tubaba ke luar daerah.

Baca Juga  Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa

“Sekali lagi mudah-mudahan festival ini bisa berjalan dengan baik selama beberapa hari kedepan, memberikan informasi yang sangat luas kepada khalayak tentang apa saja yang ada di Tubaba ini, khususnya di tiyuh-tiyuh. Selamat berfestival,” tutup bupati.

Sementara mempertimbangkan situasi pandemi, terutama semakin meningkatnya kasus penderita covid-19 di seluruh Indonesia. Panitia festival tiyuh-tiyuh yang semula rencana akan menggelar secara  langsung (luring) dan dipusatkan di kawasan Ulluan Nughik, Panaragan, kini disesuaikan ke dalam platform digital (daring) walapun sebagian rangkaian kegiatan seperti bazar kuliner, pameran seni kriya, pameran fotografi masih digelar secara langsung di venue-venue pameran di kawasan Ulluan Nughik dengan mengurangi kuantitas dan durasi pamerannya.

“Dari semula setiap akhir pekan (Sabtu dan Minggu) menjadi hanya setiap hari Minggu jam 10:00-17:00 WIB. Sementara schreening film karya warga Tubaba hanya diperuntukan untuk undangan khusus dan secara luas dipertontonkan secara daring,” jelas Kadisporapar Tubaba, Mansyur Yusuf.

Baca Juga  Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Seluruh seni pertunjukan, kata dia, disiarkan melalui metode tapping (pengambilan gambar terlebih dahulu), panitia telah membentuk tim  khusus untuk melakukan syuting di tiyuh-tiyuh penampil.

“Festival tiyuh-tiyuh merupakan program Pemkab Tubaba melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tubaba.  Tema festival ini meminjam kearifan lokal Lampung “Sakai Sambayan” yang difahami sebagai gotong royong, saling tolong menolong, bahu membahu, dan saling memberi pada apa yang diperlukan orang lain,” tambahnya.

Lebih jauh, proses kerja festival ini sebagai upaya untuk mewujudkan visi kebudayaan Tubaba “Pulang ke masa depan”, sebuah visi yang memiliki pengertian memperbaiki kualitas  dalam semua aspek kehidupan.

“Tiyuh-tiyuh akan menampilkan konten festival secara bergiliran. Bahkan, sejumlah konten dipilih dengan harapan akan terjadinya aktivitas kreatif yang memiliki  dampak ekonomi yang berkelanjutan (sustainable). Seluruh kegiatan acara dapat disiarkan secara daring melalui chanel youtube resmi milik Dinas Komunikasi dan Informasi kabupaten Tulang Bawang Barat,” tutupnya. (Arie/len)

Berita Terkait

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB