Turunkan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Pringsewu Gelar Princes Gemaskan

Redaksi

Rabu, 30 Agustus 2023 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Sebagai upaya untuk menurunkan stunting dan kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kabupaten Pringsewu mengadakan kegiatan Pringsewu Cegah Stunting dan Gerakan Memasyarakatkan Sehat Makan Ikan (Princes-Gemeskan) dan Penurunan Kemiskinan Ekstrem di lapangan Pekon Margosari, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Selasa (29/08).

Pada kegiatan yang dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Ny.Rianasari Arinal, Pj.Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, Ketua DPRD Pringsewu Suherman beserta jajaran pemerintah daerah dan forkopimda, Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD Pringsewu Ny.Rusdiana Adi beserta Ketua DWP Ny.Sri Prihatin Heri dan Ketua Ikada Pringsewu Ny.Suherman, camat dan para kapekon beserta tokoh masyarakat setempat ini, juga dimeriahkan pendongeng nasional NH Bambang Bimo Suryo dari Yogyakarta yang menghibur ratusan anak-anak pelajar SD, MI dan TK/PAUD.

Pj.Bupati Pringsewu Adi Erlansyah mengatakan Kabupaten Pringsewu merupakan salah satu sentra budidaya ikan air tawar di Provinsi Lampung dengan pemanfaatan lahan 516 hektar (50%) dari total luas lahan 1.067 hektar yang dimiliki. Dari total produksi ikan pada 2022 sebesar 13.001 ton, tingkat konsumsi ikan masyarakat Pringsewu masih tergolong rendah yaitu hanya 34,49 kg/kap/tahun. Ini tentu memerlukan perhatian, mengingat upaya penurunan stunting yang saat ini menjadi salah satu concern pemerintah.

Baca Juga  Bupati Riyanto Dorong Mocaf hingga Kambing Domba Jadi Penggerak UMKM Pringsewu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, angka stunting Kabupaten Pringsewu dari tahun ke tahun menunjukkan penurunan yang berarti, dimana berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia SSGI dari 19% pada 2021 menjadi 16,2% pada 2022. Untuk 2023 ini penurunan angka stunting ditargetkan 13,50% dan 2024 sebesar 10,91%, dimana target nasional pada 2024 sebesar 14%,” katanya.

Beberapa upaya dalam penurunan stunting adalah peningkatan gizi, perbaikan sanitasi, persiapan calon pengantin dan penanganan keluarga beresiko. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Perikanan Kabupaten Pringsewu melaksanakan kegiatan Princes-Gemeskan, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap Program Nasional Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Sementara itu, Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Provinsi Lampung Ny.Riana Sari Arinal mengatakan ikan merupakan sumber protein hewani yang mudah didapatkan. Apalagi Pringsewu merupakan salah satu sentra ikan air tawar di Provinsi Lampung, sehingga potensi ini mesti dimanfaatkan untuk meningkatkan konsumsi ikan serta meningkatkan ekonomi keluarga.

Dalam pada itu, Kadis Perikanan Kabupaten Pringsewu Debi Herdian, S.Pi., M.Si., mengatakan pada kegiatan Princes – Gemeskan, Pemkab Pringsewu memberikan berbagai bantuan, yaitu di bidang perikanan untuk penurunan stunting 200 jiwa, penurunan kemiskinan ekstrem 94 jiwa (23 kk), bantuan stunting 200 orang (untuk Pagelaran Utara 76 orang), PMTAS bagi anak PAUD dan SD 300 orang, bantuan sarana prasarana budidaya ikan (5 kelompok), bantuan kemasan produk olahan ikan (5 kelompok), bantuan badan hukum kelompok perikanan (7 kelompok), asuransi nelayan berjaya (50 orang).

Baca Juga  Dengarkan Radio Rapemda, Pengerusi Koperasi Malaysia Jajaki Potensi Mocaf Pringsewuu

“Di bidang sosial berupa bantuan aksesibilitas bagi PPKS berupa 11 kursi roda, dan dari bidang ketahanan pangan berupa paket bibit ikan (11 kelompok), pembibitan dan demplot (1 kelompok), dan dari perwakilan Masbasko (Masyarakat Bapak Asuh Peduli Stunting dan Keluarga Beresiko) berupa 20 kantong ikan mas dari UPP Perikanan Kabupaten Pringsewu,” katanya.

Pada kesempatan tersebut juga dicanangkan program Bangdikupang (Pengembangan Budidaya Ikan Cupang) yang merupakan salah satu inovasi Pringsewu untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi tingkat ketergantungan anak-anak memainkan gadget dengan memelihara ikan cupang, ditandai dengan pemberian ikan cupang 500 ekor kepada anak PAUD dan SD. (Rz/Len)

Berita Terkait

Dihadiri Menteri Pertanian, Pesta Rakyat Petani 2026 Dipusatkan di Pringsewu
Wabup Pringsewu Imbau Orangtua Hargai Proses Tumbuh Kembang Anak
Pemkab dan DPRD Pringsewu Sahkan Empat Perda, Atur Aset hingga Pesantren
Polisi Gerebek Enam Lokasi di Margakaya Pringsewu, Dua Pria Diamankan
Lantik Delapan Pejabat, Bupati Pringsewu Ingatkan Pentingnya Kerja Nyata
Bupati Riyanto Ajak Sekolah Cegah Perundungan dan Kekerasan terhadap Anak
Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi
6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terbaru