Tubaba akan Resmikan Mall Pelayanan Digital

Redaksi

Rabu, 1 Februari 2023 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pelayanan Publik di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) terus dioptimalkan. Kali ini, Pemkab Tubaba akan menggulirkan Mall Pelayanan Publik (MPP) berbasis digital dan dipusatkan di gedung MPP yang tengah di bangun di kawasan Uluan Nughik, Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Untuk mengawalinya, sebanyak 10 instansi yaitu Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat, Polres Tulang Bawang Barat, Pengadilan Agama Tulang Bawang Barat, Kantor Kementerian Agama, Kantor Imigrasi Kotabumi, Badan Narkotika Nasional (BNN), BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, ATR Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati, Selasa siang (31/1).

Penjabat Bupati Tubaba Dr Zaidirina, SE.,M.Si mengungkapkan Pemkab Tubaba dalam waktu dekat akan meresmikan Mall Pelayanan Publik. Hal ini seiring telah disetujuinya pendirian MPP tersebut oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) pada akhir Desember 2022 lalu.

Baca Juga  PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah surat persetujuan dari Menpan-RB terkait pembentukan MPP Tubaba sudah turun. Jadi l, kedepan tinggal bagaimana kita menyiapkan baik fisik maupun SOP kemudian juga digitalisasinya dan sebagainya. MPP yang akan kita dirikan ini sudah memenuhi aturan-aturan terbaru baik dari Permendagri, juga perundang-undangan seperti undang-undang cipta kerja, juga aturan-aturan dari Menpan RB,” terangnya.

Pendirian MPP ini, lanjut dia, selain menyesuaikan aturan-aturan terbaru, juga sebagai upaya mengikuti perkembangan, karena tuntutan masyarakat juga selalu berkembang.

“Hari ini hari yang bersejarah. Dan MPP ini tidak ada artinya kalau instansi baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di pemda maupun instansi vertikal kalau enggak ada yang mau bergabung di MPP. Nah, syukur Alhamdulillah sudah ada 10 instansi denga sekitar 40 layanan yang melakukan MoU, kedepan 7 instansi lagi segera bergabung seperti Perbankan seperti BNI, BRI, Bank Lampung, PT Taspen, PT. PLN, Kantor Pajak, dan Kantor Pos,” ulas Zaidirina.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal

Menurutnya, kesepakatan yang dilakukan hari ini adalah sebagai pedoman bagi Pemkab Tubaba dan juga pihak pemberi pelayanan dalam meningkatkan koordinasi, sinkronisasi, dan integrasi dengan lintas sektor sehingga diharapkan kedepan dapat terus meningkatkan serta memupuk hubungan kelembagaan, kemitraan serta saling membantu.

Dia menambahkan, pelayanan di MPP tersebut, juga termasuk pelayanan yang diberikan oleh Pemkab Tubaba melalui OPD terkait sehingga nantinya terdapat 39 instansi yang memberikan pelayanan publik dengan layanan publik sekitar 300an layanan yang dibutuhkan masyarakat.

“Saya ingatkan juga, setiap OPD di lingkup Pemkab Tubaba setelah MPP diresmikan jangan sampai ada yang memberikan pelayanan diluar MPP karena instansi vertikal saja semangat dengan program ini. Mari ciptakan iklim yang kondusif bagi pelayanan masyarakat sebagaimana yang kita harapkan. Dan  pelayanan yang memang gratis ya gratis, yang memang ada biayanya semuanya masuk ke Kas Daerah karena kita akan buat bysistem, terintegrasi, jadi nggak ada lagi cash atau pakai uang tunai,” ungkapnya.

Baca Juga  Wabup Tubaba Desak BSI Percepat KUR untuk Pedagang, Petani, dan Pelaku Usaha

Menurutnya, pembentukan MPP digital ini mengedepankan dan mengutamakan konsep bagaimana berkolaborasi menjalin kerjasama yang tepat dengan stakeholder dan juga bagaimana memanfaatkan kemajuan teknologi.

“Syukur Alhamdulillah, hampir semua tiyuh di Tubaba sudah menerapkan Smart village, artinya memang sudah terbiasa melakukan pelayanan secara digital baik pelayanan publik, muapun layanan tata kelola pemerintahan. Bahkan, hari ini MPP Digital Tubaba sudah dapat diintegrasikan dengan layanan Smart Village dimana salah satunya adalah layanan E Samdes dalam Smart Village, dan nanti semua layanan akan terintegrasi mulai dari kabupaten, kecamatan, dan tiyuh. Oleh karena ini MPP ini butuh dukungan dari semua pihak,” pungkas Pj Bupati Tubaba.(Arie)

 

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB