Penjabat Bupati Pringsewu Panen Raya Perdana di Ambarawa Barat

Redaksi

Rabu, 31 Agustus 2022 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Pringsewu. Hal tersebut dilihat potensi sektor ini yang masih dapat dikembangkan dan didayagunakan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus dalam rangka pengembangan perekonomian daerah.

Penjabat Bupati Pringsewu Adi Erlansyah mengatakan hal tersebut pada acara Panen Raya Perdana di Pekon Ambarawa Barat, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Rabu (31/08).

Dikatakan Adi Erlansyah, Kabupaten Pringsewu merupakan salah satu lumbung pangan andalan di Provinsi Lampung, dimana pada 2019 lalu mampu menyumbang surplus beras 56.428 ton. Produksi tersebut masih dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan luas areal tanam dan peningkatan produktifitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Motor Teman Wanita Dibawa Kabur, Pemuda di Pringsewu Ditangkap Polisi

Salah satu upaya yang dilakukan, diantaranya dengan memberikan input sarana produksi yang sesuai dengan kebutuhan tanaman padi, penerapan sistem pertanian organik dan penerapan aplikasi pupuk cair organik extragen.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT. Indoraya Mitra Persada 168 Tbk, dan berharap kerjasama ini dapat terus dilaksanakan dan bahkan ditingkatkan guna mendukung kemajuan pertanian di Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.

Pemkab Pringsewu melalui Dinas Pertanian dan perangkat daerah terkait serta para stakeholders, lanjut Adi Erlansyah pada acara yang dihadiri jajaran pemerintah daerah, DPRD dan Forkopimda, camat dan Kapekon, Direktur PT Indoraya Mitra Persada 168 Tbk Ati Chandra, dan para penyuluh pertanian, serta pengurus dan anggota Gapoktan, akan terus berupaya menciptakan dan menjalankan berbagai program pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, melalui pengawalan dan pendampingan terpadu. Salah satunya dengan memberikan bantuan berupa Combine Harvester yang bersumber dari APBD Kabupaten Pringsewu 2022.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Dorong Penguatan SPIP dan Manajemen Risiko hingga Level 3

Pihaknya berharap bantuan tersebut akan memberikan dampak positif bagi upaya peningkatan pencapaian swasembada pangan, serta menambah motivasi para petani untuk lebih meningkatkan masa tanam maupun hasil panen padi.

“Manfaat penggunaan Combine Harvester adalah mengurangi tingkat kehilangan hasil panen sebanyak 3% dibandingkan dengan panen secara manual yang dapat menyebabkan kehilangan hasil panen mencapai 10%. Selain itu, penggunaan Combine Harvester juga dapat mengurangi biaya produksi dengan hasil Gabah Kering Panen memiliki nilai jual yang lebih tinggi dengan menghasilkan beras yang lebih berkualitas dibandingan panen padi secara manual,” jelasnya.

Baca Juga  Sepekan Menjabat, Kapolres Pringsewu Perkuat Sinergi dengan FKUB

Adi Erlansyah juga mengajak semua pihak terkait untuk mencari ide, gagasan dan inovasi untuk mengatasi berbagai kendala yang masih dihadapi para petani, agar kesejahteraan petani dapat meningkat dan kebutuhan pangan dapat tercukupi serta dalam rangka mendukung swasembada pangan di Kabupaten Pringsewu.

Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Pringsewu Siti Litawati mengatakan dari total 24.855 liter pupuk extragen yang dibagikan untuk seluruh wilayah Kabupaten Pringsewu, sebanyak 3.594 liter telah diberdayakan untuk total 1.198 ha lahan padi demplot di Kecamatan Ambarawa.

“Sedangkan panen padi demplot di Pekon Ambarawa Barat dengan luas lahan 185 ha, pemanfaatan pupuk cair extragen adalah sebanyak 555 liter,” katanya. (Rz/Len)

Berita Terkait

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027
Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP
Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api
105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret
Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur
Ekonomi Pringsewu Tumbuh 5,44 Persen, Lampaui Provinsi Lampung dan Nasional
Sopir di Pringsewu Gelapkan Uang Setoran Penjualan Ayam Rp50,4 Juta
Motor Teman Wanita Dibawa Kabur, Pemuda di Pringsewu Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Minggu, 4 Okt 2026 - 21:07 WIB